Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Isi Teks Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang Dibacakan oleh Sugondo Djojopuspito

Berikut ini isi teks Sumpah Pemuda yang dibacakan oleh Sugondo Djojopuspito selaku ketua panitia Kongres Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Isi Teks Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang Dibacakan oleh Sugondo Djojopuspito
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Anak-anak memperhatikan diorama yang berada di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta, Jumat (28/10/2016). --- Berikut ini isi teks Sumpah Pemuda, makna dan sejarahnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini isi teks Sumpah Pemuda yang disetujui dalam Kongres Pemuda ke-2 pada 28 Oktober 1928.

Teks Sumpah Pemuda dibacakan oleh Sugondo Djojopuspito yang merupakan ketua panitia Kongres Pemuda.

Isi Sumpah Pemuda yaitu:

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Baca juga: 7 Contoh Puisi Hari Sumpah Pemuda 2023 Singkat, Bertema Kepemudaan dan Nasionalisme

Makna Sumpah Pemuda:

Rekomendasi Untuk Anda

Teks Sumpah Pemuda memiliki makna yang mendalam tentang persatuan bangsa Indonesia, seperti dijelaskan oleh laman Kabupaten Lamongan berikut ini.

Pertama:

Makna sumpah pertama dalam teks Sumpah Pemuda adalah menyatukan para pemuda dan rakyat Indonesia untuk membela satu tanah air yaitu Indonesia.

Mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote.

Meski terdiri atas ribuan pulai yang dipisahkan oleh laut, namun pada hakikatnya adalah satu tanah air.

Kedua:

Makna sumpah kedua adalah menyatukan pemuda dan rakyat Indonesia untuk menjadi bangsa yang satu dan berdaulat yaitu bangsa Indonesia.

Sebagai bangsa yang majemuk dan terdiri dari ribuan suku, bangsa Indonesia tetaplah satu.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas