Wakil Ketua KPK Alexander Marwata: Kasus Dugaan Korupsi di Kementan Dilaporkan Februari 2020
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut pihaknya menerima laporan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) pada Januari 2020.
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi

KPK menerima pengaduan masyarakat lainnya terkait dugaan korupsi di Kementan yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan mulai Januari 2023 dan berakhir penetapan Syahrul Yasin Limpo sebagai tersangka.
"Selama proses di Kedeputian Penindakan dari disposisi pimpinan sampai kemudian terbit sprinlidik ternyata sampai sekarang dari laporan masyarakat itu sampai detik ini nggak terbit sprinlidiknya," jelas Alex.
"Jadi kemarin yang mana Pak Alex sprinlidik yang kita tetapkan tersangka? Itu informasi dari dumas dan sebagian ada dari dumas juga," imbuhnya.
Sebagai informasi, Firli Bahuri dilaporkan ke Dewas KPK atas dugaan pelanggaran etik karena bertemu dengan SYL.
Duduk sebagai pelapor yakni Komite Mahasiswa Peduli Hukum.
Laporan tersebut mengacu pada aturan insan KPK tidak boleh bertemu dengan pihak yang sedang tersandung perkara di lembaga antikorupsi itu.
Firli mengatakan pertemuan itu terjadi pada Maret 2022. Dia menyebut pertemuan itu terjadi saat SYL belum menjadi pihak terkait perkara di KPK.
Firli Bahuri juga diketahui telah diperiksa Polda Metro Jaya terkait dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap SYL.
Dugaan pemerasan itu kini dalam penyidikan Polda Metro Jaya. Namun, belum ada tersangka yang ditetapkan.
Selain itu, Polda Metro Jaya telah menggeledah kediaman Firli Bahuri di Villa Galaxy, Bekasi dan di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/10/2023).
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.