Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Beda Keterangan Keluarga dan Polisi, Kompolnas Minta Kematian Brigadir RAT Diusut Secara Transparan

Ada ketidaksesuaian keterangan antara pihak kepolisian dan keluarga terkait kematian Brigadir RAT, Kompolnas pun minta kasus ini diusut transparan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Beda Keterangan Keluarga dan Polisi, Kompolnas Minta Kematian Brigadir RAT Diusut Secara Transparan
Kolase Tribunnews/Ist
Anggota Satlantas Polresta Manado Brigadir Ridhal Ali Tomi (RAT) ditemukan tewas diduga karena bunuh diri dengan senjati api di dalam mobil Toyota Alphard hitam di Jalan Mampang Prapatan IV/ RT 010/02 Kelurahan Tegal Parang, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2024). Ada ketidaksesuaian keterangan antara pihak kepolisian dan keluarga terkait kematian Brigadir RAT, Kompolnas pun minta kasus ini diusut transparan. 

Pihak keluarga, jelasnya, harus bisa mendapatkan penjelasan yang baik terkait kematian pria yang biasa dipanggil Ali ini.

"Dugaan bunuh diri tersebut harus bisa dipastikan benar atau tidak."

"Kompolnas sendiri langkah awal tentunya meminta klarifikasi, termasuk terkait tugas almarhum. Kita minta pihak keluarga dapat diberikan penjelasan secara baik," terangnya.

Sebagai informasi, Brigadir RAT diduga tewas karena bunuh diri. 

Jasadnya ditemukan di dalam sebuah mobil Alphard dengan luka tembak bagian kepala. 

Dan di lokasi kejadian ditemukan sepucuk senjata yang diduga milik korban.

Jenis senjata itu ialah Merk HS-9, Nomor H258799, Kaliber 9,9 mm, berlaku tanggal 01 Juli 2023 s/d 02 Juli 2024 yang ditandatangani Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait.

Rekomendasi Untuk Anda

Senjata itu ditemukan di kolong kursi supir, tepatnya di kaki kanan Ali.

Brigadir RAT Pernah Mengeluh

Novita juga mengungkapkan Brigadir RAT pernah mengeluh soal pekerjaan kepadanya.

Menurutnya, sang suami sempat mengaku tidak nyaman dengan pekerjaannya. 

"Pernah lewat telepon almarhum bilang sudah tidak nyaman lagi kerja di situ, saya juga tidak tau maksudnya apa," kata Novita, Minggu (28/4/2024), dikutip dari TribunManado.com.

Brigadir RAT, sambungnya, juga sering mengeluh ingin balik ke kampung halamannya.

Namun, keinginan Brigadir RAT untuk pulang urung terlaksana hingga ajalnya menjemput. 

"Iya. Dia suka (bilang) 'Mau balik'," kata Novita.

Adapun almarhum terakhir pulang ke Minahasa pada awal Januari 2024 saat Oshin hendak melahirkan. 

Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul: Kompolnas Minta Polisi Usut Penyebab Kematian Brigadir RAT, Ada Beda Keterangan dari Keluarga dan TribunManado.com dengan judul: Terungkap, Ini Curhatan Brigadir Ridhal Ali Tomi Sebelum Tewas, Sempat Ungkap Hal Ini ke Istri

(Tribunnews.com/Deni)(WartaKotalive.com/Ramadhan L Q)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas