Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus Kematian Brigadir RAT Ditutup, Penyidik Simpulkan Bunuh Diri, Puslabfor Beri Penjelasan

Polres Metro Jakarta Selatan menutup kasus kematian Brigadir Ridhal Ali Tomi (RAT), pihak kepolisian meyimpulkan yang bersangkutan nekat bunuh diri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kasus Kematian Brigadir RAT Ditutup, Penyidik Simpulkan Bunuh Diri, Puslabfor Beri Penjelasan
Kolase Tribunnews/Ist
Anggota Satlantas Polresta Manado Brigadir Ridhal Ali Tomi (RAT) ditemukan tewas diduga karena bunuh diri dengan senjati api di dalam mobil Toyota Alphard hitam di Jalan Mampang Prapatan IV/ RT 010/02 Kelurahan Tegal Parang, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Polres Metro Jakarta Selatan resmi menutup kasus kematian Brigadir Ridhal Ali Tomi (RAT) lantaran tidak ditemukan unsur pidana.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro menyebut polisi bersama tim kedokteran forensik RS Polri dan Puslabfor Polri telah menyimpulkan bahwa Brigadir RAT meninggal dunia karena bunuh diri.

Alasannya, seluruh tim penyidik tidak menemukan DNA lain, selain milik Brigadir RAT.

"Memang kami sudah simpulkan bahwa kejadian ini resmi bunuh diri, sehingga kami anggap perkara ini kami tutup, selesai," kata Bintoro pada Selasa (30/4/2024) dikutip dari TribunJakarta.com.

Dalam penyelidikan sebelumnya, polisi menemukan barang bukti senjata api jenis HS kaliber 9 milimeter.

Senjata itulah yang digunakan Brigadir Ridhal untuk mengakhiri hidupnya.

Polisi juga telah mengamankan CCTV yang merekam peristiwa dugaan bunuh diri tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dari keterangan saksi dan juga barang bukti serta digital forensik yang kami dapatkan, kami bisa menyimpulkan bahwa dugaan sementara yang bersangkutan melakukan bunuh diri," ujar Bintoro.

Bintoro pun memastikan proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara profesional dan berjalan sesuai prosedur.

"Insya Allah sebagaimana yang menjadi amanat dari Bapak Kapolri pada kami, kami secara profesional dan secara prosedural kami laksanakan."

"Semoga ini kami bisa memberikan yang terbaik buat masyarakat," jelas Bintoro.

Baca juga: Teka-teki Motif Tewasnya Brigadir RAT yang Disebut Bunuh Diri, Kasusnya Berpeluang Dibuka Lagi

Seperti diketahui, Brigadir RAT ditemukan tewas bersimbah darah.

Ia diduga bunuh diri dengan menembakkan pistol ke pelipisnya hingga tembus dari kanan ke kiri.

Aksi bunuh diri itu dilakukan di kursi kemudi di dalam mobil Alphard yang terparkir di halaman rumah warga bernama Indra Pratama di Jalan Mampang Prapatan IV, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2024).

Kata Puslabfor

Atas peristiwa ini, Puslabfor Polri memastikan tidak ada DNA orang lain di dalam mobil Toyota Alphard yang ditumpangi Brigadir RAT.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas