Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Edwin Adrian Sumantha, S.H., PG. Dipl., M.Han

Saat menjabat Karo Humas Kemhan, Edwin dinilai mempermudah publik mengetahui informasi seputar pertahanan termasuk kegiatan Menhan ketika itu, Prabowo

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Edwin Adrian Sumantha, S.H., PG. Dipl., M.Han
Instagram
Edwin Adrian Sumantha. Ia dipromosikan sebagai Komandan Sesko TNI AD di Bandung, Jawa Barat. 

Selanjutnya Edwin menjabat sebagai Danyon 31 Grup 3 Kopassus dan kemudian menjabat Komandan Pengamanan Pribadi Presiden RI (Paspampres).

Pada Juli 2014 Edwin pernah menjabat sebagai Dandim 0501 Jakarta Pusat.

Selanjutnya menjabat sebagai Kepala Staf Brigade Infanteri 1 Pengaman Ibu kota/Jaya Sakti Kodam Jaya.

Kemudian ia dipercaya oleh Pimpinan TNI AD untuk menjabat kembali sebagai Dandim 0501 Jakarta Pusat.

Sebagai informasi, Edwin adalah perwira yang pertama kali dan satu-satunya yang berhasil menjabat Dandim di Jakarta Pusat sebanyak dua kali.

Edwin Adrian Sumantha juga tercatat pernah menjadi lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Angkatan XLVII Tahun 2020, saat dirinya berpangkat Kolonel.

Ketika itu, penghargaan dan Trophy “Wira Adi Nugraha” kepada Kolonel Inf Edwin Adrian Sumantha diberikan langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. 

Rekomendasi Untuk Anda

Seremoni penghargaan itu dilangsungkan dalam upacara penutupan Pendidikan Reguler Sesko TNI Angkatan XLVII TA 2020 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (3/12/2020). 

Bela Mayor Teddy di Polemik Teguran ke Dokter

Saat masih menjabat Karo Humas Setjen Kemhan, Edwin juga pernah membela Mayor Teddy Indra Wijaya, yang saat itu adalah ajudan Menhan Prabowo Subianto, terkait polemik teguran ke Kolonel dr. Gunawan Rusuldi. 

Polemik teguran Mayor Teddy ke Dokter Gunawan itu mencuat setelah video yang merekam momen itu viral di media sosial. 

Dalam video itu tampak Mayor Teddy Indra Wijaya bersama Prabowo Subianto sedang mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sebuah kegiatan di sebuah rumah sakit.

Saat Presiden Jokowi melintas, tampak seorang dokter yang kemudian dipegang tangannya oleh Mayor Teddy.

Mayor Teddy kemudian tampak mengatakan sesuatu kepada dokter tersebut yang belakangan diketahui berpangkat kolonel.

Video tersebut lantas viral dan menjadi perbincangan warganet di media sosial.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas