Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Letnan Jenderal TNI Purn. Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A.

Menteri Pertahanan atau Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dulunya merupakan mantan pengawal pribadi Presiden Soeharto yang kini menjabat sebagai Menhan RI

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Letnan Jenderal TNI Purn. Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A.
Kolase Tribunnews
Letnan Jenderal TNI Purn. Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A. 

Sjafrie Sjamsoeddin sudah mengabdi sejak tahun 1974 sampai pensiun pada tahun 2010. 

bergabung dengan Infanteri dan Kopassus selama bertugas. 

Punawirawan TNI AD ini pernah terlibat dalam Operasi Seroja di Timor Timur, operasi militer di Aceh, serta penanganan konflik di Papua.

Selama bertugas, Sjafrie Sjamsoeddin a bergabung dengan Infanteri dan Kopassus

menteri Pertahanan Era Prabowo ini pernah terlibat dalam Operasi Seroja di Timor Timur, operasi militer di Aceh, serta penanganan konflik di Papua.

Sjafrie Sjamsoeddin tak lain juga teman Prabowo sesama taruna Akabri Darat di Lembah Tidar, Magelang.
 
Meski Presiden Prabowo masuk pada 1970 dan Sjafrie pada 1971, keduanya lulus bersama pada tahun 1974.

Setelah lulus, Sjafrie menjalani karier panjang di Kopassus. 

Baca juga: Kenangan Masa Muda di Akmil: Sjafrie Sjamsoeddin Kembali ke Bukit Tidar Sebagai Menteri Pertahanan

Pendidikan

Rekomendasi Untuk Anda

Sjafrie Sjamsoeddin merupakan sosok yang punya karier cemerlang di dunia militer tanah air.

Terbukti karena Sjafrie Sjamsoeddin telah menduduki berbagai jabatan strategis di TNI AD.

Sjafrie tercatat pernah menjabat sebagai Danton Grup 1 Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha), Dan Nanggala X Timor-Timur (1976), Dan Nanggala XXI Aceh (1987), Danyon 11, dan Dantim Maleo Irian Jaya (1987).

Tak hanya itu, Sjafrie juga sempat menduduki posisi sebagai Satgas Kopassus Timor Timur (1990), Dangrup A Paspampres, Danrem 061/Surya Kencana (1995), dan Kasgartap-1 Ibu kota (1996).

Karier Sjafrie semakin naik setelah ia diamani jabatan sebagai Kasdam Jaya pada tahun 1996.

Kemudian pada 1997, Sjafrie ditunjuk untuk menjabat sebagai Pangdam Jaya.

Setahun setelahnya, Sjafrie mendapat amanah untuk menduduki posisi Aster Kasum TNI.

Pada 1998, Sjafrie dipercaya untuk menjadi Sahli Polhukam Panglima TNI.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas