Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Profil Singkat Lima Pimpinan KPK Periode 2024–2029, Jenderal Polisi Jadi Ketua

Berikut profil singkat lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024–2029.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Profil Singkat Lima Pimpinan KPK Periode 2024–2029, Jenderal Polisi Jadi Ketua
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Suasana rapat pleno Komisi III DPR RI untuk memilih lima nama terpilih sebagai calon pimpinan (capim) dan calon Dewan Pengawas (cadewas) KPK periode 2024-2029, Kamis (21/11/2024). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berikut profil singkat lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024–2029.

Komisi III DPR RI telah memilih dan menetapkan lima orang pimpinan KPK melalui Rapat Pleno Komisi III DPR RI yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2024).

Dari hasil penghitungan tersebut, Komisi III DPR RI kemudian memilih 5 capim KPK dengan perolehan suara terbanyak untuk ditetapkan sebagai pimpinan terpilih. Berikut daftarnya:

  1. Setyo Budiyanto
  2. Fitroh Rohcahyanto
  3. Ibnu Basuki Widodo
  4. Johanis Tanak
  5. Agus Joko Pramono

Berikut profil singkat pimpinan KPK

Profil Setyo Budiyanto

Setyo Budiyanto merupakan pimpinan KPK berlatarbelakang anggota Polri.

Ia merupakan kelahiran Surabaya, 29 Juni 1967 atau saat ini berusia 57 tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Setyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol tahun 1989.

Adapun dia satu angkatan dengan Wakapolri, Komjen Ahmad Dofiri dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Di sisi lain, Setyo memang sudah berkecimpung lama di KPK. Contohnya, pada tahun 2019, dirinya menjabat sebagai Koordinator Supervisi Kedeputian Penindakan KPK.

Setahun berselang, Setyo menjabat sebagai Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK.

Selain itu, pada awal tahun ini, tepatnya pada 22 Maret 2024, dia sempat mengemban jabatan sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian (Kementan).

Sementara kariernya saat masih aktif di Polri pun cukup moncer.

Contohnya, dia sempat menjabat sebagai Kapolres Biak, Kapolres Teluk Wandawa, hingga Direktur Reserse Kriminal (Direskrimum) Polda Papua pada tahun 2011.

Selain itu, setelah di KPK, dia juga sempat menjadi Kapolda di dua wilayah yaitu di Nusa Tenggara Timur (2021) dan Sulawesi Utara (2022).

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas