Gus Choi: DNIKS Minta Libatkan Difabel Dalam Program Pengentasan Kemiskinan
Ketua umum Gus Choi Dewan Nasional untuk Kesejahteraan Sosial Nasional (DNIKS) minta pemerintah akuratkan data disabilitas dalam kemiskinan.
Tayang:
Diperbarui:
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Wahyu Aji
Handout/IST
KONFERENSI KESEJAHTERAAN NASIONAL - Dari kiri ke kanan, Sekjen DNIKS (duduk) Sudarto, Gus Choi (berdiri), Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Prof Ir Agus Zainal Arifin (duduk) dalam Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial bertema "Kesejahteraan Sosial Dalam Perspektif IPOLEKSOSBUDHANKAMRATA Menuju Zero Kemiskinan 2035" di Jakarta, Minggu (23/3/2025).
“DTKS tidak berlaku lagi. DTSEN jadi satu-satunya acuan bagi seluruh kementerian/lembaga maupun pemda provinsi dan kab/kota,” ujarnya.
Lebih lanjut Agus menjelaskan bahwa Kemensos berinovasi meluncurkan program “Iconic” layanan terapi di 31 Sentra Terpadu/Sentra di seluruh Indonesia.
Layanan terapi ini merupakan program unggulan untuk mempercepat dan memperluas akses rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas.
Baca juga: Perlu Penguatan Peran Perempuan dan Penyandang Disabilitas dalam Pengurangan Risiko Bencana
Program tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan peran sentra/sentra terpadu sebagai pusat layanan rehabilitasi sosial yang selalu hadir menjawab kebutuhan masyarakat, terutama penyandang disabilitas. (*)
Berita Populer