Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kementerian Lingkungan Hidup Ingatkan Bahaya Senyawa Polychlorinated Biphenyls

Direktur Pengelolaan B3 KLHBPLH, DR. Ir. Haruki Agustina, M.Sc mengatakan pihaknya berupaya membangun kesadaran terhadap bahaya senyawa Polychlorinate

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Kementerian Lingkungan Hidup Ingatkan Bahaya Senyawa Polychlorinated Biphenyls
handout/IST
PELATIHAN PENGELOLAAN PCBS - Kegiatan Technical Meeting bertema Enhancing Understanding of PCBs Management in Preparation for PCB Project Phase 2 di Jakarta, hari Rabu (16/4/2025) kemarin. 

Jumlah tersebut, lanjut Elpido dihasilkan dari kurang lebih 10 perusahaan. 

"Biasanya  limbah kita jemput. Karena memang sebagai penghasil mereka tidak punya armada untuk mengangkut. Jadi, kita memberikan jasa juga untuk pengangkutan limbah ini dari klien sampai ke PPLI," imbuhnya.

Bicara kapasitas dan fasilitas Elpido mengungkapkan saat ini satu hari PPLI mampu mengolah sekitar 10 ton. 

Dalam kesempatan tersebut Elpido juga menjelaskan bahaya limbah PCBs sendiri, Pertama, bagi manusia bisa menyebabkan kanker atau yang sifatnya karsinogenik.

"Kedua dampak bagi lingkungan hidup karena ini tidak terurai di lingkungan berarti bertahan cukup lama sehingga dampaknya sangat mungkin sampai ke manusia dan makhluk hidup lainnya.

Secara progres dan tahapan yang sudah berjalan, PPLI yakin  Pemerintah dalam hal ini KLH atau DLH, kemudian perusahaan sendiri, sepertinya berprogres. 

"Insya Allah kita bisa mencapai target ini (bebas PCBs) di 2028. Apalagi ke depan rencananya pemerintah akan memasukkan PCBs ini sebagai salah satu penilaian kriteria di proper," pungkasnya. 

Baca juga: Limbah Elektronik Berisiko Cemari Lingkungan Jika tidak Dikelola dengan Baik

Rekomendasi Untuk Anda

Kegiatan Technical Meeting sendiri menghadirkan narasumber diantaranya Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Madya KLH/BPLH, Grace Juanita R. Siregar, dan Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya KLH/BPLH, Reno Arif.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas