Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bicara di Forum Internasional, Sandiaga Uno Ungkap Solusi Hadapi Tantangan Global

Sandiaga Uno hadir dalam forum ekonomi internasional Rencontres Économiques d’Aix-en-Provence (Pertemuan Ekonomi Aix) 2025 di Prancis.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Bicara di Forum Internasional, Sandiaga Uno Ungkap Solusi Hadapi Tantangan Global
Istimewa
TANTANGAN GLOBAL - Pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno menjadi pembicara forum ekonomi Rencontres Économiques d’Aix-en-Provence 2025 di Prancis, Sabtu (5/7/2025). 

Meski demikian, para UMKM di Indonesia masih menghadapi kesenjangan digital dan akses teknologi.

Oleh karena itu, dirinya menggagas OK OCE, gerakan kewirausahaan yang kini telah memiliki lebih dari 600.000 anggota.

Para pelaku UMKM yang tergabung dengan OK OCE itu kian berkembang, bahkan mereka tengah menjalin kerja sama dengan mitra di Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat.

“Apabila ingin melihat masa depan ASEAN, lihatlah ke akar rumput (UMKM),” imbuh Sandiaga Uno.

Dirinya menambahkan, pemberdayaan UMKM harus dilakukan lewat literasi digital, sertifikasi halal, akses ke pembiayaan hijau, dan penetrasi ke pasar e-commerce.

Desa Emas

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno juga memaparkan peran INOTECH Foundation, yang melatih pemuda desa di Indonesia dalam penggunaan artificial intelligence (AI) untuk sektor pertanian dan kelautan melalui program Desa Emas.

Teknologi, katanya, harus menjadi kekuatan pemberdaya bagi keluarga, pemuda desa, dan pelaku usaha kecil.

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut, ia menekankan tantangan seperti krisis iklim, kenaikan biaya hidup, dan ketahanan keluarga bukanlah isu masa depan, melainkan persoalan nyata saat ini.

"Oleh karena itu, Inovasi yang dihadirkan harus bersifat sirkular, hemat biaya, dan menyentuh masyarakat," ungkapnya.

Dalam penutupnya, Sandiaga Uno mengajak seluruh negara untuk berkolaborasi, bertukar inovasi untuk masa depan yang lebih baik.

“Mari kita ubah tembok pembatas menjadi jembatan kolaborasi, menciptakan masa depan lewat solusi bersama,” ujarnya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas