Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rumah Satori di Cirebon Sepi Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi CSR BI

Satori ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Rumah Satori di Cirebon Sepi Usai Jadi Tersangka Kasus Korupsi CSR BI
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
RUMAH TERSANGKA KORUPSI - Siang ini, Jumat (8/8/2025), suasana di rumah Satori di Jalan Palimanan–Sumber, Desa Panongan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, tampak sepi. 

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON – Suasana kediaman Satori, anggota DPR RI dari Partai NasDem  lengang, Jumat siang (8/8/2025).

Rumah bercat cokelat yang berada di tepi Jalan Palimanan–Sumber, Desa Panongan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon itu tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas berarti.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB, pintu gerbang dan pintu utama rumah tertutup rapat.

Di halaman hanya terlihat satu unit mobil dan beberapa sepeda motor terparkir.

Sesekali, suara kendaraan yang melintas di jalan utama memecah keheningan. Tidak ada tamu maupun aktivitas keluarga yang terlihat di area rumah tersebut.

Beberapa warga sekitar memilih bungkam saat dimintai tanggapan terkait Satori.

“Maaf, saya tidak tahu,” ujar seorang warga singkat sebelum berlalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Kasus yang menjerat Satori menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya bersama Heri Gunawan sebagai tersangka dugaan korupsi penyaluran dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Keduanya merupakan anggota DPR RI aktif.

Baca juga: KPK Periksa  Petinggi Bank Indonesia Terkait Korupsi Dana CSR Heri Gunawan dan Satori

Satori, yang merupakan legislator dari daerah pemilihan VIII Cirebon–Indramayu, kembali terpilih untuk periode 2024–2029 melalui Partai NasDem.

Sebelumnya, ia duduk di Komisi XI DPR RI periode 2019–2024 dari fraksi yang sama.

Dalam wawancara beberapa waktu lalu, Satori mengklaim telah membawa berbagai program keuangan pusat ke daerah pemilihannya serta aktif memberikan sosialisasi dan literasi keuangan bagi masyarakat.

Kini, kediaman yang dulunya kerap menjadi pusat aktivitas politik dan menerima banyak tamu itu justru tampak sepi.

Sorotan publik pun tertuju pada perkembangan kasus yang sedang dihadapi Satori.

Satori ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas