Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Presiden Prabowo Sudah Siapkan Nama Pengganti Immanuel Ebenezer

Terkait dengan sosok pengganti Noel, Prabowo mengatakan sudah menyiapkan. Namun Mantan Menteri Pertahanan tersebut belum mau membocorkannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
zoom-in Presiden Prabowo Sudah Siapkan Nama Pengganti Immanuel Ebenezer
Tribunnews.com/Taufik Ismail
PENGGANTI NOEL - Prabowo usai meresmikan gedung layanan terpadu dan institut neurosains nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Jakarta, Selasa (26/8/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto buka suara terkait dengan Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel yang ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus pemerasan.

Prabowo mengatakan kasus tersebut telah ada yang menangani.

Baca juga: KPK Geledah Rumah Immanuel Ebenezer, Temukan 4 Ponsel yang Diduga Disembunyikan di Plafon

"Sudah diurus semuanya itu," kata Prabowo usai meresmikan gedung layanan terpadu dan institut neurosains nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Terkait dengan sosok pengganti Noel, Prabowo mengatakan sudah menyiapkan. Namun Mantan Menteri Pertahanan tersebut belum mau membocorkannya.

Baca juga: Rumah Kontrakan Sultan Irvian Disegel KPK, Istri Disebut Sulit Ambil Seragam Kerja

"Adalah, ada nanti," katanya.

Sebelumnya Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi menanggapi permintaan amnesti yang diajukan oleh eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer.

Ia menegaskan bahwa pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang sedang berjalan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Dalam hal ini kita ikuti saja proses hukum. Biar proses hukum yang membuat semua ini terang benderang,” kata Hasan kepada wartawan, Sabtu (23/8/2025).

Hasan juga menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto sejak awal pemerintahan telah memberi peringatan keras kepada para pejabatnya agar bekerja untuk rakyat dan menjauhi praktik korupsi.

“Presiden selama 10 bulan ini setiap saat memperingatkan jajarannya agar bekerja untuk rakyat dan jangan sekali-sekali berani melakukan korupsi. Itu artinya presiden sangat serius. Teman-teman media juga pasti punya banyak rekaman ketika presiden menekankan hal ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, Presiden sudah berkali-kali menegaskan bahwa tidak akan membela pejabat yang terjerat kasus korupsi.

“Presiden juga pernah menyampaikan tidak akan membela bawahannya yang terlibat korupsi. Jadi kita serahkan saja sepenuhnya pada penegakan hukum,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) ImmanuelEbenezer Gerungan tak malu langsung menyatakan harapannya agar Presiden Prabowo Subianto memberikan amnesti untuk kasus yang menjeratnya.

Amnesti merupakan penghapusan seluruh akibat hukum pidana terhadap seseorang yang telah melakukan tindak pidana.

Noel menyatakan harapannya ini sesaat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas