Kesetaraan Gender Masih Terpinggirkan dalam Praktik ESG Perusahaan
Isu kesetaraan gender belum sepenuhnya menjadi perhatian utama dalam penerapan prinsip ESG di dunia korporasi.
Editor:
Dodi Esvandi
“Kita tidak cukup hanya mengamini, tapi harus mengimani prinsip gender equality. Kesadaran ini tidak boleh berhenti karena bukan tren sesaat.”
IBCWE menekankan bahwa integrasi gender dalam ESG bukan untuk membenturkan peran laki-laki dan perempuan, melainkan untuk menciptakan kesetaraan peluang.
Dengan memberi ruang yang adil, perusahaan dapat mengoptimalkan potensi tenaga kerja dan memperkuat fondasi tata kelola berkelanjutan.
Katadata SAFE 2025, yang memasuki tahun ke-6 penyelenggaraan, mengusung tema Green for Resilience sebagai respons terhadap krisis iklim dan dinamika global.
Acara ini menghadirkan forum tingkat tinggi, lokakarya, pameran interaktif, serta kolaborasi antara seni dan keberlanjutan, sebagai upaya mendorong ekonomi hijau yang inklusif dan tangguh.
Baca tanpa iklan