Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kesetaraan Gender Masih Terpinggirkan dalam Praktik ESG Perusahaan

Isu kesetaraan gender belum sepenuhnya menjadi perhatian utama dalam penerapan prinsip ESG di dunia korporasi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dodi Esvandi
zoom-in Kesetaraan Gender Masih Terpinggirkan dalam Praktik ESG Perusahaan
HANDOUT
Wita Krisanti, Executive Director of the Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) saat berbicara di Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2025 di Jakarta, Kamis (11/09/2025). 

“Kita tidak cukup hanya mengamini, tapi harus mengimani prinsip gender equality. Kesadaran ini tidak boleh berhenti karena bukan tren sesaat.”

IBCWE menekankan bahwa integrasi gender dalam ESG bukan untuk membenturkan peran laki-laki dan perempuan, melainkan untuk menciptakan kesetaraan peluang. 

Dengan memberi ruang yang adil, perusahaan dapat mengoptimalkan potensi tenaga kerja dan memperkuat fondasi tata kelola berkelanjutan.

Katadata SAFE 2025, yang memasuki tahun ke-6 penyelenggaraan, mengusung tema Green for Resilience sebagai respons terhadap krisis iklim dan dinamika global. 

Acara ini menghadirkan forum tingkat tinggi, lokakarya, pameran interaktif, serta kolaborasi antara seni dan keberlanjutan, sebagai upaya mendorong ekonomi hijau yang inklusif dan tangguh.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas