Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Karier Moncer Bibit Waluyo, Eks Gubernur Jateng yang Diberi Pangkat Jenderal Kehormatan oleh Prabowo

Bibit Waluyo mendapat kenaikan pangkat istimewa yakni jenderal kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) yang juga purnawirawan perwira tinggi (Pati) TNI AD, Bibit Waluyo, mendapat kenaikan pangkat istimewa dari Presiden Prabowo Subianto.

Bibit Waluyo diberi kenaikan pangkat jenderal kehormatan (HOR) di Kapal Markas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, Kamis (2/10/2025).

Prabowo melakukan hal itu sebagai pengakuan terhadap sumbangsih yang telah diberikan Bibit Waluyo kepada bangsa.

"Semua perwira tinggi ini terus-menerus membuktikan walaupun mereka sudah pensiun dedikasi pengabdian terhadap kehormatan dan kedaulatan bangsa Indonesia," kata Prabowo.

"Dan selama pengabdian mereka dalam dinas kemiliteran, mereka telah berbuat yang sangat berguna bahkan melebihi panggilan tugas," imbuhnya.

Lantas, seperti apakah sosok, profil, rekam jejak, dan karier moncer Bibit Waluyo? Berikut informasi lengkapnya.

Karier moncer Bibit Waluyo

Bibit Waluyo adalah pensiunan Pati TNI Angkatan Darat (AD) yang pernah menjadi Gubernur Jawa Tengah periode 2008-2013.

Rekomendasi Untuk Anda

Jabatan terakhir Bibit Waluyo di TNI AD yakni sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat atau Pangkostrad.

Baca juga: Sosok Bibit Waluyo yang Diangkat Prabowo Jadi Jenderal Kehormatan, Pernah Berkonflik dengan Jokowi

Bibit Waluyo tercatat aktif menduduki posisi jabatan sebagai Pangkostrad pada tahun 2002 hingga 2004.

Semasa dinasnya, ia juga sudah pernah mengemban jabatan posisi sebagai Pangdam Jaya.

Bibit Waluyo resmi pensiun sebagai Pati TNI AD pada tahun 2004.

Setelah purnatugas, Bibit Waluyo terjun ke dunia politik dengan bergabung bersama partai besutan Megawati Soekarnoputri, yakni PDIP.

Pada Pilkada Jateng 2008, Bibit berhasil terpillih menjadi Gubernur Jawa Tengah periode 2008-2013.

Kala itu Bibit Waluyo mempunyai program yang menuai pro dan kontra, yakni program bali ndeso mbangun ndeso atau dalam Bahasa Indonesia artinya adalah kembali ke desa dan membangun desa.

Nama Bibit Waluyo juga sempat menjadi sorotan masyarakat ketika menyebut Joko Widodo (Jokowi) bodoh saat masih menjabat sebagai Wali Kota Solo pada tahun 2011.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas