Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Awal Mula Bahlil-Purbaya Saling Jawab soal Data Harga LPG 3 Kg

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saling jawab perihal data harga keekonomian dan besaran subsidi LPG 3 Kilogram.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Awal Mula Bahlil-Purbaya Saling Jawab soal Data Harga LPG 3 Kg
Kolase foto Tribunnews/Igman Ibrahim/Nitis Hawaroh
HARGA GAS LPG - Kolase foto Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memberi keterangan kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/9/2025) - Bahlil Lahadalia saat menjadi Menteri Investasi/Kepala BKPM di Gedung BKPM, Jakarta, Selasa (24/1/2023). Terbaru, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saling jawab perihal data harga keekonomian dan besaran subsidi LPG 3 Kilogram. 

Hal tersebut, merespons ungkapan Bahlil yang menyebut ada salah baca data soal harga asli gas LPG.

Menurut Purbaya, perbedaan angka bisa terjadi karena perbedaan metode perhitungan. 

Meski demikian, ia menegaskan, secara substansi, tidak ada perbedaan yang signifikan.

"Saya sedang pelajari, kita pelajari lagi mungkin pak bahlil betul angkanya, akan kita lihat lagi seperti apa," tuturnya di Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (3/10/2025).

"Yang jelas saya dapat angkanya dari hitungan staf saya nanti kita lihat dimana salah pengertian, tapi harusnya pada akhirnya nya angkanya sama, uangnya cuman itu-itu saja kan nanti kita jelasin seperti apa," lanjutnya.

Purbaya menyatakan, perbedaan interpretasi data bukan hal baru karena terkadang angka dari praktik maupun akuntansi bisa berbeda.

"Mungkin salah liat datanya beda, kan hitung-hitungan kadang-kadang kalau dari praktik dari akuntan kadang-kadang beda, tapi saya yakin pada akhirnya besarannya sama juga kok uangnya segitu-segitu aja," jelas Menteri Keuangan yang menjabat sejak 8 September 2025 itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Di satu sisi, Purbaya menyebut, perbedaan hitungan tak akan menambah jumlah anggaran subsidi.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Dennis Destryawan, Nitis Hawaroh, Kompas.com)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas