Celios: Ketika Program MBG Tidak Tepat Sasaran, Sektor Pendidikan Menjadi Korban
Direktur Kebijakan Publik Celios, Media Wahyudi Askar mengatakan program MBG ini menimbulkan mengorbankan pos anggaran pendidikan.
Penulis:
Reza Deni
Editor:
Muhammad Zulfikar
Salah satu isunya yakni soal maraknya keracunan yang angkanya berbeda-beda di setiap lembaga.
Diketahui, Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Selasa (23/9/2025).
Salah satu prioritas terbesar APBN 2026 terletak pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai Rp 335 triliun.
Dalam APBN 2026, alokasi anggaran untuk pendidikan menjadi Rp 769,1 triliun dari yang sebelumnya sekitar Rp 757,8 triliun. Namun, jumlah anggaran pendidikan disedot hingga Rp 223 triliun untuk program MBG.
Berdasarkan laporan alokasi pada Agustus 2025, angka untuk MBG jauh lebih banyak dari alokasi untuk program beasiswa anak-anak sekolah hingga kuliah yang hanya mencapai Rp 57,7 triliun. Anggaran yang disedot MBG juga jauh lebih tinggi dari alokasi untuk guru non-PNS, ASN daerah, dan dosen non-PNS yang hanya Rp 91,4 triliun.