Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Factor, Silfester Matutina Dekat dengan Kekuasaan: Ada Kekuatan Lebih Besar dari Kejaksaan?

Hendri Satrio terang-terangan menyebut, ada kekuatan yang mencoba melemahkan penegakan hukum jika berkaca pada kasus Silfester Matutina.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Jokowi Factor, Silfester Matutina Dekat dengan Kekuasaan: Ada Kekuatan Lebih Besar dari Kejaksaan?
Ist
EKSEKUSI SILFESTER MATUTINA - Dalam foto: Silfester Matutina yang juga pernah menjadi Wakil Ketua Tim Kemenangan Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. Analis komunikasi politik Hendri Satrio menanggapi tak kunjung dieksekusinya Ketua Umum Relawan Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina, meski sudah dijatuhi vonis hukuman sejak enam tahun lalu. 

"Nah, itu jadi lucu juga kalau sampai Kejaksaan memang menunggu hal itu."

Lantas, Hendri Satrio memaparkan, seharusnya kasus ini tidak perlu berbelit-belit dan diulur-ulur, melainkan segera dilakukan eksekusi.

"Kalau saya simpel saja. Kalau memang ini kasusnya harus dieksekusi, maka eksekusilah itu," tegas Hensa.

Silfester Matutina Tak Kunjung Dieksekusi, Kok Ada Kekuatan Lebih Besar daripada Kejaksaan?

Selanjutnya, Hendri Satrio memaparkan tanggapannya mengenai dugaan adanya kekuatan politik yang membuat Silfester Matutina seolah "sakti" dari proses hukum.

Menurut Hendri, akan sangat mengherankan jika ada pengaruh politik yang lebih besar kekuasaannya daripada Kejaksaan yang sampai kini belum berhasil menemukan Silfester juga.

Ia menambahkan kuasa yang lebih tinggi daripada Kejaksaan Agung RI adalah Presiden RI.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam hal tersebut, Hensa menilai Prabowo yang saat ini duduk sebagai presiden tidak akan mau terlibat dalam kasus Silfester Matutina.

"Saya malah bingung kalau ada kekuatan lain yang lebih besar dari kejaksaan dalam kasus ini," ujar Hensa.

"Itu kan kekuatan lainnya cuma atasnya kejaksaan yaitu Presiden, masa Pak Prabowo mau diseret-seret dalam case ini, saya yakin sih enggak gitu."

Kartu Truf Apa yang Dipegang Silfester Matutina?

Hendri Satrio yang merupakan dosen Komunikasi Politik Universitas Paramadina tersebut menilai Silfester Matutina bisa jadi memegang kartu truf tertentu hingga ia licin alias masih lolos dari eksekusi.

Adapun "kartu truf" dapat diartikan menjadi dua makna.

Pertama, dalam permainan kartu, kartu truf adalah jenis kartu yang mengalahkan kartu lain dalam sebuah permainan (seperti permainan bridge atau Truf/Troef).

Kedua, secara kiasan, kartu truf merujuk pada sesuatu yang menjadi kekuatan utama atau aset tersembunyi yang dapat membalikkan keadaan. 

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas