Setahun Pemerintahan Prabowo, Politikus PDIP Edy Wuryanto Beri Tiga Catatan Soal Program MBG
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto memberi sejumlah catatan tentang program MBG jelang satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Penulis:
Igman Ibrahim
Editor:
Adi Suhendi
“Keberhasilan MBG tidak bisa diukur dari jumlah porsi yang dibagikan, tapi dari perubahan nyata, yakni gizi anak membaik, kasus keracunan menurun, ekonomi lokal bergerak, dan sistem pengawasan bekerja,” tuturnya.
Program MBG Perlu Dievaluasi
Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Sarmuji mengatakan bahwa MBG perlu dilakukan evaluasi seusai setahun pemerintahan Prabowo.
Menurutnya, tata kelola program MBG harus dilakukan perbaikan.
"MBG sebenarnya program yang sangat baik. Jika berhasil akan bisa menjadi pengungkit baru perekonomian. Tata kelolanya saja yang harus diperbaiki," jelasnya.
Lebih lanjut, Sarmuji juga menilai jumlah siswa yang dijangkau dalam program ini juga harus dievaluasi.
Dia menilai satu dapur tidak bisa melayani terlalu banyak porsi makanan.
"Perlu dipikirkan jumlah siswa yang dijangkau dalam satu dapur apakah perlu dilakukan pengurangan. Atau jika diperlukan bisa melibatkan komite sekolah yang isinya adalah orang tua siswa," jelasnya.
Namun begitu, ia meyakini bahwa program MBG tidak bisa mendapatkan kesuksesan secara instan.
Baginya, program itu bisa dirasakan dampaknya setelah jangka panjang.
"Karena tidak semua program bisa dinilai dalam jangka waktu pendek. Ibarat menanam pohon tergantung jenis tanamannya. Bayam dan kangkung bisa dipanen sebulan, durian mesti menunggu 3-4 tahun," ucapnya.
Baca tanpa iklan