Yusril: Ribuan Petugas Lapas Dibawa ke Nusakambangan, Ada yang Dipecat dan Turun Pangkat
Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah sudah mengambil langkah tegas terhadap petugas pemasyarakatan yang terlibat peredaran narkoba.
Penulis:
Igman Ibrahim
Editor:
Wahyu Aji
Rika menambahkan, petugas lapas pun tidak bertemu langsung dengan para tahanan.
"Di sana kegiatan hanya dilakukan di dalam sel, dalam satu hari diberikan satu jam untuk berangin-angin," jelas Rika.
"Tapi tetap kita berikan pembinaan kepribadian, misalkan kerohanian sesuai dengan agama dan kepercayaannya."
"Kalau kami bisa kasih gambaran di one man one cell ini juga petugas tidak bertemu langsung dengan warga binaannya," tuturnya.
Bahkan, Rika mengatakan, sel yang ditempati oleh Ammar Zoni itu diawasi melalui CCTV.
"Kunjungan pun dilakukan dengan CCTV dan juga pengawasannya melalui CCTV," ujar Rika.
"Tapi pemberian makan tetap dilakukan sesuai dengan peraturan," sambungnya.
Baca juga: Kekecewaan Sahabat Ammar Zoni, Bantu Jual Akun Instagram hingga 2 Mobil, Uang Malah Dipakai Narkoba
Ammar Zoni diketahui pertama kali terjerumus narkoba pada 2017.
Ketika penangkapan, Ammar Zoni tengah berada di puncak kariernya karena membintangi sinetron 7 Manusia Harimau.
Pada kasus ini, polisi menemukan narkotika jenis ganja seberat 39,1 gram.
Ammar pun direhabilitasi selama satu tahun.
Kemudian di tahun 2023 Ammar Zoni kembali terjerat kasus serupa.
Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 1 gram.
Ammar menjalani rehabilitasi sejak Maret hingga Agustus 2023, selanjutnya ayah dua anak itu pun menghadapi persidangan.
Hasil sidang menyatakan Ammar Zoni harus menjalani hukuman di Rutan Cipinang selama dua bulan.
Usai dua bulan bebas, Ammar kembali ditangkap untuk ketiga kalinya karena narkoba pada Desember 2023.
Ammar pun dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.