Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

15 Puisi Hari Santri yang Penuh Makna dan Menyentuh Hati

Simak kumpulan puisi Hari Santri yang penuh makna dan menyentuh hati. Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nurkhasanah
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in 15 Puisi Hari Santri yang Penuh Makna dan Menyentuh Hati
Tribun Medan/Danil Siregar
HARI SANTRI - Santri membaca Al Quran saat tadarus massal awal Ramadan 1446 Hijriah, di Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, Medan, Senin (3/3/2025). Simak kumpulan puisi Hari Santri yang penuh makna dan menyentuh hati. 

Tetap sabar walaupun sukar
Jalani dengan tegar
Karena pahala dan hasil tidak akan pernah tertukar
Jalani, nikmati dan syukuri

Tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan
Dan tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan
Ilmu itu cahaya
Bodoh itu bahaya

Puisi Hari Santri #9: Santri untuk Negeri

Karya: Arimami

Santri
Ya, itulah panggilan kami
Jutaan kata yang tercipta
Menghiasi ibu pertiwi
Berbaur makna kesederhanaan jiwa

Berjuta rintangan menghadang
Meski langkah kaki tak seimbang
Tak gentar maju terus berjuang
Meski letih pantang pulang

Rapatkan barisanmu para santri
Belajar dan kaji kalam kiai
Karena ...
Inilah bakti santri untuk negeri

Baca juga: 7 Doa Upacara atau Apel Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025

Puisi Hari Santri #10: Tempaan Empu Ilahi

Karya: Ilham Arwani

Rekomendasi Untuk Anda

Sayup-sayup sandal bergesekan
Seperti daun kekeringan
Bergesek menebar bara di musim kering
Nun jauh bara sampai pada pelupuk hati yang mengkilat
Gesekannya seirama dengan bara dalam dada

Syahdan, benteng batinnya amat kuat
Apa bodoh mencongkel negeri berpondasi santri

Saat jangkrik mengaum lirih disambut deburan air
Bintang berkedip-kedip saksikan
Segumulan wajah dan kalbu penuh akan nur
Dalam kawah candradimuka, Gatotkaca ...
Bercaping songkok bersurban selempang dada
Dan bersarung hitam putih kotak
Bersembahyang menghadap Sang Hyang Tunggal

Mereka tanpa dinyana menunduk ta'dim pada ... maha guru kiai
Padanya ta'dib ta'allum nan tarbiyah diperoleh
Entah bedebahnya jika ...
Tanpa akhlak beri busungkan dada
Pesantren tiada keropos ditelan rayap
Santri tak semudah dipatah dengan secuil besi

Puisi Hari Santri #11: Aku Bangga Menjadi Santri

Karya: Ozy V. Alandika

Aku bangga menjadi santri
Jauh dari keluarga tak menjadikanku sepi
Aku bahagia belajar dan mengaji
Aku ceria bershalawat kepada nabi
Aku bangga menjadi santri
Menuntut ilmu menggapai ridha Ilahi
Keterbatasan bukan alasanku untuk bermurung diri
Karena ada harapan kedua orang tua yang tertancap di sanubari
Aku bangga menjadi santri karena santri juga harapan negeri
Tidak sekadar jihad tidak juga resolusi
Tapi bersatu wujudkan impian Bumi Pertiwi
Santri berusaha setiap hari
Mencuci baju, setrika, bahkan masak sendiri
Mereka sejak kecil diajar mandiri
Untuk bekal berdakwah dan bersafari
Doakanlah yang terbaik untuk santri
Karena mereka adalah harapan nusantara
Jadikan sabar dan salat sebagai bekal diri
Lalu siapkan tenaga untuk mengabdi kepada negara

Puisi Hari Santri #12: Ikhlas Menjadi Santri

Karya: Selfiana Jamil

Ikhlasku menjadi santri
Mengabdi pada agama dan negeri
Memantapkan hati
Di jalan sang Ilahi
Ketika zaman semakin gila
Peraturan sudah dianggap tiada
Santri akan tetap setia
Meluruskan setiap pertentangan yang ada
Ikhlasku mengabdi pada negeri
Meski rintangan tak mau menepi
Hanya Allah lah sangat penyemangat hati

Puisi Hari Santri #13: Santri Harus Bertekad di Jalannya

Karya: Siti Nur Azizah

Aku bangga menjadi seorang santri
Aku bahagia dalam mencari ilmu dan mengaji
Jauh dari orang tua dan keluarga tak menjadikanku sepi
Itu pun untuk masa depanku nanti
Jadi santri tidaklah sulit untuk masa kini
Di mana santri harus beraktivitas setiap hari
Dalam mencari ilmu yang pasti
Dan berijtihad di dalamnya dengan setulus hati
Aku bangga menjadi santri
Karna santri harapan negeri
Menuntut ilmu kepada ridha sang Ilahi
Dan punya wawasan yang tinggi

Puisi Hari Santri #14: Bangga Menjadi Santri

Karya: Ainur

Hari Santri
Terbentang tak akan terbuang
Karena jarak hanyalah pemisah dalam suatu ruang
Gemuruh kumandang dzat yang maha pengasih

Alam Mu menjadi saksi dalam sebuah pengabdian
Dulu kamis selalu terbara setiap kali hati ingin bertanya
Tentang siapa,, untuk siapa,,
Dan kemana Langkah kaki seorang fakir mengembara

Namun kini telah kami temui tentang arti jati diri
Bangga dengan khidmat dan takzim atas gelar seorang santri
Karena pengabdian inilah bentuk bakti
Kami kepadamu wahai murobbi ruhhi

Kau bangunkan jiwa-jiwa yang telah lama tertunduk
untuk cinta pada negeri
Kau hidupkan kembali ruh ruh kami
Untuk menjadi insan tangguh nan mandiri

Dan sekali lagi dengan bangga kami teriakkan kembali
Wahai murobbi
Kami bangga menjadi santri

Puisi Hari Santri #15: Para Santri

Karya: Dela Citra Wuni

Tak seperti kehidupan di luar sana
Kehidupannya lebih bermakna
Jauh dari orang tua
Kadang terasa menggebu di dada

Rona wajah yang sumringah
Bak mentari yang memancarkan sinarnya
Dengan sejumlah buku di tangan
Tak lupa dihiasi canda dan tawa

Sederhanalah sangat berpenampilan
Tak hanya duniawinya yang dicari
Belajar ilmu padi dalam diri
Demi meraih berjuta mimpi

(Tribunnews.com/Nurkhasanah)

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas