Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cegah Penyelewengan, Cak Imin Beri Peringatan Soal Ini kepada Kepala SPPG

Cak Imin, mengingatkan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk disiplin dan bertanggung jawab, agar mencegah penyelewengan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
zoom-in Cegah Penyelewengan, Cak Imin Beri Peringatan Soal Ini kepada Kepala SPPG
HO/Ist
TINJAU SPPG - Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat (PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengingatkan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk disiplin dan bertanggung jawab, agar mencegah penyelewengan. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi SPPG Sibolga, di Jalan Zainul Basri Hutagalung, Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Selasa (21/10/2025). (HO/ dokumentasi untuk Tribunnews) 

Dilansir dari situs Pbhi.or.id, PBHI merupakan perkumpulan yang berbasis anggota individual dan bersifat non-profit yang didedikasikan bagi pemajuan dan pembelaan hak-hak manusia.

"Dalam evaluasi ini sebenarnya pemerintah harus secara terbuka, bukan hanya meminta maaf, tapi juga menerima evaluasi, permintaan, dan kritik," kata Gina.

Lanjutnya ketika masyarakat minta dihentikan, program tersebut bisa dihentikan lebih dahulu untuk sementara.

"Tujuannya untuk evaluasi, pembenahan tata kelola. Mulai dari pembenahan menu, soal keamanan pangan, termasuk juga soal tadi aktor-aktor (TNI-Polri) yang terlibat di dalam MBG ini," imbuhnya.

Kemudian ditegaskannya pihaknya juga menyoroti soal desentralisasi. Yang mana pemerintah daerah tidak dilibatkan.

"Padahal pemerintah daerah yang punya kewenangan dan juga struktur, hingga sekolah-sekolah yang bisa dilibatkan untuk menjaga kualitas daripada implementasi program ini," imbuhnya.

Gina juga mengingatkan masalah keracunan pada program MBG tidak bisa dipandang hanya sebatas angka. Tetapi harus ada pembenahan. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Misalnya, temuan kami bersama beberapa koalisi masyarakat sipil lainnya, dan juga ahli gizi, itu menemukan dapur-dapur SPPG yang sudah terlibat, sudah ketahuan ada keracunan itu tidak dihentikan, tetapi tetap dilanjutkan," kata Gina.

"Ini menjadi sebuah anomali dan pertanyaan, kenapa itu tetap terjadi, dilanjutkan, dan tidak ada tindakan preventif, evaluasi dari pemerintah sendiri?" tandasnya.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas