Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

CELIOS Sebut Menkeu Purbaya dan KDM Tak Perlu Ribut Lagi soal Data APBD Mengendap: Harusnya Selesai

Perdebatan Purbaya dan Dedi Mulyadi soal data APBD mengendap dinilai bertolak belakang dengan undang-undang HKPD yang seharusnya dijadikan patokan.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rifqah
Editor: Sri Juliati
zoom-in CELIOS Sebut Menkeu Purbaya dan KDM Tak Perlu Ribut Lagi soal Data APBD Mengendap: Harusnya Selesai
Tribunjabar.id/Nazmi Abdurrahman | Tribunnews.com/Taufik Ismail
DANA PEMDA MENGENDAP - Kolase foto Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Perdebatan Purbaya dan Dedi Mulyadi soal data APBD mengendap dinilai bertolak belakang dengan undang-undang HKPD yang seharusnya dijadikan patokan. 

Ketut mengatakan, uang itu saat ini tengah dalam proses penyaluran ke berbagai kegiatan prioritas daerah.

"Uang itu bukan mengendap, tetapi sudah dalam proses Surat Penyediaan Dana (SPD) ke kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) namun belum dilakukan Surat Pertanggungjawaban (SPJ)."

"Semua itu  untuk keperluan pembayaran gaji dan tunjangan pegawai, belanja operasional perangkat daerah, serta pembiayaan kegiatan pembangunan yang saat ini sedang berjalan,” jelasnya pada Rabu (22/10/2025).

Ketut juga mengatakan, hingga saat ini beberapa program di berbagai bidang tengah memasuki tahap pelaksanaan fisik dan administrasi keuangan.

"Proses pencairan anggaran dilakukan secara bertahap sesuai ketentuan dan prinsip tata kelola keuangan daerah yang baik. Kami pastikan seluruh kegiatan berjalan, dan serapan anggaran akan meningkat signifikan pada triwulan keempat," tambahnya.

(Tribunnews.com/Rifqah/Yohanes)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas