Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hari Sumpah Pemuda 2025, Generasi Muda Didorong Jaga Persatuan & Nasionalisme di Ruang Digital

Jelang Hari Sumpah Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan rasa nasionalisme.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hari Sumpah Pemuda 2025, Generasi Muda Didorong Jaga Persatuan & Nasionalisme di Ruang Digital
SURYA/HABIBUR ROHMAN
BENDERA MERAH PUTIH - Suasana teatrikal di Hotel Yamato (sekarang: Hotel Majapahit) Jl Tunjungan Surabaya, Minggu (21/9/2025). Jelang Hari Sumpah Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan rasa nasionalisme, termasuk di ruang digital. 

Ringkasan Berita:
  • Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan rasa nasionalisme.
  • Kemampuan literasi dan berpikir kritis menjadi kunci generasi muda tidak mudah terpengaruh hoaks atau ujaran kebencian.
  • Selain itu kolaborasi dan inovasi dinilai menjadi kekuatan utama pemuda untuk menjaga kondusivitas sosial.

TRIBUNNEWS.COM - Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang jatuh pada Selasa (28/10/2025), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan rasa nasionalisme.

Hal itu diungkapkan Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat, Daerah, dan Internasional Kemenpora, Suyadi Pawiro.

Suyadi menegaskan semangat persatuan harus diwujudkan tidak hanya dalam tindakan sosial di dunia nyata, tetapi juga dalam interaksi dunia maya.

“Sumpah Pemuda harus terus menjadi cerminan dan refleksi generasi muda untuk meningkatkan nasionalisme, persatuan, dan kreativitas di masa depan, termasuk dalam ruang digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya dalam acara Bincang Literasi di Ruang Theater Wisma Menpora, Jakarta, Rabu (22/10/2025), dikutip dari laman Kemenpora.

"Sumpah Pemuda harus terus menjadi cerminan dan refleksi kita setiap tahun utamanya bagi generasi muda untuk meningkatkan nasionalisme, persatuan, dan kreativitas dimasa depan," ujarnya. 

Suyadi mengungkapkan Kemenpora akan berfokus pada pengembangan karakter dan literasi digital generasi muda. 

Rekomendasi Untuk Anda

Upaya tersebut bertujuan agar pemuda mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan ruang sosial yang aman, damai, dan produktif di tengah derasnya arus informasi.

"Akan ada perubahan fokus di kepemudaan lima tahun ke depan, seperti membangun karakter anak muda disemua karyanya," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, novelis Jombang Santani Khairen atau lebih dikenal sebagai J.S. Khairen menilai menjaga kondusivitas di dunia maya membutuhkan kepekaan dan tanggung jawab sosial dari setiap anak muda. 

“Pada saat anak muda punya tenaga dan idealismenya, mereka harus dilibatkan di posisi strategis, termasuk dalam membentuk budaya digital yang sehat,” katanya. 

J.S. Khairen merupakan penulis novel-novel kenamaan seperti Dompet Ayah Sepatu Ibu, Kami (Bukan) Sarjana Kertas, hingga Rinduku Sederas Hujan Sore Itu.

Ia menambahkan literasi dan pembiasaan berpikir kritis merupakan kunci agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh hoaks atau ujaran kebencian.

Baca juga: Upacara Hari Sumpah Pemuda 2025 Pakai Baju Apa? Ini Ketentuan dalam Pedoman Kemenpora

“Buat para anak muda, bacalah minimal dua buku setiap bulan, satu fiksi untuk hati dan satu nonfiksi untuk kepala. Itu akan melatih kepekaan dan memperkuat karakter bangsa,” pesannya.

Sementara itu. musisi dan penulis lagu dari grup musik The Rain, Indra Prasta, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara semangat dan etika dalam menggunakan media sosial. 

“Pemuda adalah cermin bangsa. Gunakan energi dan kreativitas untuk menyebarkan hal positif, membangun solidaritas, dan menyemai semangat kebangsaan di dunia digital,” tuturnya. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas