DPR Kritik Pramugari Pesawat Haji Pakai Rok Tinggi, Begini Respons Wakil Menteri Haji
Menurut Dasopang penyewaan penerbangan haji dari dalam dan luar negeri tidak hanya mencakup pesawat namun juga krunya.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Hasanudin Aco
Ringkasan Berita:
- Ibadah haji tahun 2026 diperkirakan dimulai pada Sabtu 18 April 2026
- Pemerintah membuka telah membuka proses lelang penyediaan transportasi udara jemaah haji
- DPR kritik pramugari yang melayani calon jemaah haji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, mengkritik penampilan pramugari di pesawat haji yang mengenakan rok tinggi.
Menurut Dasopang penyewaan penerbangan haji dari dalam dan luar negeri tidak hanya mencakup pesawat namun juga krunya.
Kritikan tersebut dilontarkan dalam rapat dengan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10/2025).
"Sebetulnya saran juga, kita menemukan layanan pesawat ini ternyata krunya sekaligus disewa," ujarnya.
"Jadi menyewa pesawat bersyarat kru semuanya ada di situ. Makanya yang melayani jemaah kita itu roknya tinggi-tinggi," imbuhnya.
Sebab itu, Dasopang mengusulkan agar penerbangan yang disewa untuk jemaah haji Indonesia harus berstandar nusantara.
Merespons pernyataan Dasopang, Wamenhaj Dahnil menjelaskan bahwa sudah ada penyertaan kru Indonesia dalam maskapai asing.
Ia menyebut minimal ada tiga kru dari Indonesia yang dilibatkan dalam maskapai asing saat membawa jemaah haji.
"Sebagai informasi memang kru yang disyaratkan untuk maskapai asing dalam hal ini Saudi Airlines minimal tiga orang dari Indonesia. Kemudian kalau yang maskapai Indonesia, semuanya kita," ucap Dahnil.
Maskapai dan Proses Lelang
Ibadah haji tahun 2026 diperkirakan dimulai pada Sabtu, 18 April 2026 (1 Dzulqa'dah 1447 H), dengan puncak wukuf di Arafah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H).
Pemerintah membuka telah membuka proses lelang penyediaan transportasi udara jemaah haji 1446 H/2025 M.
Maskapai yang ikut serta yakni Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Pelita Air, Saudia Airlines, dan Flynas.
Komisi VIII DPR RI meminta meminta agar usia pesawat maksimal 12–15 tahun demi kesel demi keselamatan dan kenyamanan jemaah.
Ada sorotan terhadap penampilan kru pesawat di mana, di mana beberapa kru sendirian dinilai kurang sesuai secara budaya.
DPR juga mendorong agar lebih banyak kru asal Indonesia dilibatkan dalam pelayanan haji.
Baca tanpa iklan