Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus DBD di Lapangan Jauh Lebih Besar daripada yang Tercatat di Data Resmi Kemenkes

Perbedaan data ini menunjukkan beban dengue di masyarakat jauh lebih besar dari yang tercatat, sistem pelaporan perlu diperkuat dan diintegrasikan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kasus DBD di Lapangan Jauh Lebih Besar daripada yang Tercatat di Data Resmi Kemenkes
Tribunnews.com/ Rina Ayu
KASUS DBD MENINGKAT - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes RI) Dante Saksono Harbuwono menyebut, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di masyarakat jauh lebih besar daripada yang tercatat di sistem resmi. Menurut Dante, dibutuhkan penguatan sistem agar menjadi real time dan terpadu.Hal itu disampaikan Dante dalam dialog ‘ Membangun Sistem Pelaporan dan Peringatan Dini yang Terintegrasi Menuju Indonesia Zero Dengue Death 2030’ yang digelar MPR RI dan Koalisi Bersama (KOBAR) Lawan Dengue di gedung MPR, Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2025). 

Sejalan dengan itu, Kementerian Kesehatan bersama para ahli sedang mengembangkan Strategi Nasional (STRANAS) Penanggulangan Dengue terbaru, sebagai pengganti STRANAS 2021–2025 yang akan berakhir pada November 2025.

Strategi baru ini akan mempertimbangkan perkembangan di lapangan, termasuk penguatan deteksi dini, respons cepat, manajemen Kejadian Luar Biasa (KLB), serta pemanfaatan inovasi seperti vaksinasi dan teknologi wolbachia.

Kemenkes selalu terbuka terhadap kolaborasi dan masukan konstruktif mengenai penguatan sistem melalui sinergi lintas sektor pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat, dan swasta.

 

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas