Survei Indikator: Prabowo Masih Capres Terkuat, Gibran Tertinggal dari Dedi Mulyadi dan Anies
Prabowo Subianto kembali menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas calon presiden versi Indikator Politik Indonesia.
Penulis:
Igman Ibrahim
Editor:
Dodi Esvandi
Margin of error survei ini ±2,9?ngan tingkat kepercayaan 95%.
Temuan Indikator ini sejalan dengan hasil survei Poltracking Indonesia yang dirilis sebelumnya pada 19 Oktober 2025.
Dalam survei tersebut, Prabowo juga menempati posisi teratas dengan elektabilitas 40,6 persen, disusul Dedi Mulyadi (9,1%) dan Anies Baswedan (4,4%). Gibran berada di posisi keempat dengan 2,9 persen.
“Top of mind ini pertanyaan terbuka. Kita tidak membuat simulasi nama, kita tanyakan ke publik jika pemilu dilakukan pada hari ketika mewawancara tatap muka. Prabowo 40,6%, Dedi Mulyadi 9,1%, Anies Baswedan 4,4%, Gibran Rakabuming Raka 2,9%, Ganjar Pranowo 1,7%,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha, dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (19/10).
Dalam simulasi semi terbuka versi Poltracking, tiga nama teratas tetap sama: Prabowo (48,5%), Dedi Mulyadi (15,7%), dan Anies Baswedan (6,3%). Sementara dalam simulasi 10 besar, Prabowo meraih 49,1%, Dedi Mulyadi 17,1%, dan Anies Baswedan 6,9%.
Adapunsurvei Poltracking ini dilakukan dengan metode multistage random sampling terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia.
Margin of error sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden merupakan warga berusia di atas 17 tahun, dan survei dilakukan pada 3–10 Oktober 2025.
Baca tanpa iklan