Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Khutbah Jumat 21 November 2025: Sikap Seorang Mukmin Jika Sedang Dibully

Teks khutbah Jumat 21 November 2025 yang mengingatkan umat Islam tentang pentingnya menjaga sikap ketika menghadapi ujian berupa tindakan bully.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Khutbah Jumat 21 November 2025: Sikap Seorang Mukmin Jika Sedang Dibully
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
TEKS KHUTBAH JUMAT - Umat muslim melaksanakan Salat Sunnah di Masjid Istiqlal, Jakarta. Teks khutbah Jumat 21 November 2025 yang mengingatkan umat Islam tentang pentingnya menjaga sikap ketika menghadapi ujian berupa tindakan bully. 

Semua nabi mendapat perlawanan dan framing bahkan lebih jahat dari kritikan hari ini dari musuh-musuh mereka. 

Kita ambil contoh Hadraturrasul Muhammad SAW yang dihina sebagai penyair, sihir, hingga majnun. Lihat ayat berikut:

كَذَٰلِكَ مَا أَتَى الَّذِينَ مِن قَبْلِهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا قَالُوا سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ أَتَوَاصَوْا بِهِ ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ  فَتَوَلَّ عَنْهُمْ فَمَا أَنتَ بِمَلُومٍ  

Demikianlah tidak seorang rasulpun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan: 

“Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila”. Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas. Maka berpalinglah kamu dari mereka dan kamu sekali-kali tidak tercela. (Al-Dzariyat 52-54)

Akan tetapi bagaimana nasihat Al-Qur’an yang di-bully sedemikian buruknya?

وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنفَعُ الْمُؤْمِنِينَ

Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. (Al-Dzariyat 55)

Jangan sampai kita jatuh seperti yang mereka katakan. 

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika cacian mereka memang ada dalam diri kita, maka kita wajib mengoreksi diri. Dengan demikian, bahwa gerakan seorang muslim entah dipuji atau dicacimaki, maka membawa kepada amal yang diridhai oleh Allah. 

Ketika Allah memberi peringatan kepada pengurus pondok dalam hal bangunan fisik pesantren, akhirnya pemerintah turut serta membantu dan peduli. Bukankah itu semua itu adalah hikmah.   

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas