TNI AU Kirim Pasukan Khusus Bantu Tangani Banjir dan Longsor di Tapteng Sumut
Badan SAR Nasional atau Basarnas melaporkan sejumlah kecamatan di Kabupaten Tapteng masih terdampak banjir.
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Hasanudin Aco
Ringkasan Berita:
- Pasukan Khusus TNI Angkatan Udara (TNI AU) diturunkan ke sejumlah wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara.
- Namun terkendala cuaca saat hendak masuk ke sejumlah wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor.
- Bencana ini menimbulkan korban jiwa, kerusakan rumah, hingga ribuan warga mengungsi. Data sementara jumlah l korban meninggal dunia 34 orang, 52 orang masih hilang
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasukan Khusus TNI Angkatan Udara (TNI AU) yakni Korps Pasukan Gerak Cepat (Korps Pasgat) hingga helikopter TNI AU diturunkan ke sejumlah wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara.
Namun pasukan khusus dan helikopter TNI AU itu menghadapi kendala cuaca saat hendak masuk ke sejumlah wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Udara (Aster KSAU), Marsekal Muda (Marsda) TNI Palito Sitorus mengatakan KSAU Marsekal TNI M Tonny Harjono telah menunjuk Komandan Lanud Soewondo Medan sebagai Ketua Satuan Tugas untuk membantu penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Sumut.
Hingga Rabu (26/11/2025) kemarin, TNI AU telah melaksanakan pemetaan lewat pemotretan udara untuk melihat daerah-daerah yang bisa dijadikan tempat pengungsian atau daerah rawan.
Hasil pemetaan itu, kata dia, akan diberikan kepada institusi yang akan melaksanakan operasi perbantuan penanganan bencana lebih lanjut.
Hal itu disampaikannya usai acara Sambung Rasa TNI AU dengan Pemred Media Massa di Balai Prajurit Ardhya Loka Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Kamis (27/11/2025).
"Namun ketika akan dilakukan bantuan, memang cuaca juga cukup tidak bersahabat ya, sehingga pasukan kita belum bisa diturunkan di sana," ujar dia.
Palito mengatakan rencananya hari ini TNI AU akan mengirimkan prajurit Korpasgat dan material bantuan dari Medan ke Bandara dr Ferdinand Lumban Tobing di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Dia melanjutkan hal itu karena akses menuju daerah terdampak bencana hanya bisa diakses lewat udara.
"Mudah-mudahan hari ini, tadi pagi, sudah ada rencana dari Medan itu untuk mengirimkan bantuan, minimal pasukan bersama genset dan perangkat jaringan satelit supaya komunikasi bisa berlangsung di sana," ungkap dia.
"Nah kalau sudah ada di sana, pasukan yang di bawah bisa memberikan informasi kepada pasukan kita kira-kira apa yang dibutuhkan. Jadi saat ini mungkin pasukan pertamanya dulu, masuk dimasukkan ke sana," imbuhnya.
Ia menjelaskan TNI AU juga telah menyiagakan helikopter dari Pangkalan Udara TNI AU terdekat yang berada di Pekanbaru, Riau.
Selain itu, imbuhnya, TNI AU juga menyiagakan pesawat angkut untuk membantu distribusi bantuan.
Meski begitu, pihaknya tetap menunggu kondisi cuaca di sana hari ini untuk memutuskan alutsista mana yang memungkinkan dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di sana.
"Kita masih menyiapkan, menyiagakan (helikopter) yang dari Pekanbaru. Kebetulan kan yang ada helikopter kan di Pekanbaru. Tapi kalau sesuai kebutuhan, kalau misalnya kita lihat pesawat nanti bisa masuk, kita pakai pesawat angkut nanti. Kita lihat (kondisi) Pinang Sori hari ini," ucapnya.
Baca tanpa iklan