Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bencana Banjir dan Longsor di Sumut Hingga Aceh, Menko Cak Imin: Ini Bulan Bencana

Cak Imin menyoroti rangkaian bencana di Sumatera hingga Aceh dan menegaskan bahwa Indonesia berada pada posisi geografis yang penuh kerawanan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Erik S
zoom-in Bencana Banjir dan Longsor di Sumut Hingga Aceh, Menko Cak Imin: Ini Bulan Bencana
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
BENCANA NASIONAL - Menteri Koordinator Bidang Perlindungan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/11/2025). Muhaimin menyoroti rangkaian bencana yang melanda wilayah Sumatera hingga Aceh dan menegaskan bahwa Indonesia berada pada posisi geografis yang penuh kerawanan. 

Ringkasan Berita:
  • Cak Imin mengingatkan posisi Indonesia di pegunungan, di lempengan gempa, di daerah-daerah rawan bencana memang luar biasa besar jumlahnya
  • Cak Imin memastikan pemerintah pusat dan daerah telah menjalankan tahapan penanganan sesuai prosedur
  • Berdasarkan data BNPB, hingga November 2025 telah terjadi lebih dari 2.900 kejadian bencana di Indonesia, didominasi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem

TRIBUNNEWS.COM, SUKABUMI - Menteri Koordinator Bidang Perlindungan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana yang terjadi di berbagai daerah.

Cak Imin menyoroti rangkaian bencana yang melanda wilayah Sumatera hingga Aceh dan menegaskan bahwa Indonesia berada pada posisi geografis yang penuh kerawanan.

“Kita juga ingin agar Perlindungan Sosial Adaptif itu juga mendorong keterlibatan masyarakat. Masyarakat harus proaktif juga. Ini bulan-bulan bencana memang, di Sumatera, di Jawa, di Kalimantan, di Papua, ini musibah terus-terus terjadi akibat lingkungan kita," kata Cak Imin di Desa Sukarame, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/11/2025).

Baca juga: DMI Serukan Masjid-masjid di Aceh, Sumut & Sumbar Jadi Shelter Pengungsi Korban Banjir

Cak Imin mengingatkan posisi Indonesia di pegunungan, di lempengan gempa, di daerah-daerah rawan bencana memang luar biasa besar jumlahnya.

Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menekankan bahwa kesadaran dan antisipasi masyarakat menjadi aspek penting dalam meminimalkan dampak bencana.

"Tapi saya berharap dari tempat ini menyadarkan kita semua, sudah tahu rawan bencana mestinya kita harus antisipasi bencana dengan tepat," kata Cak Imin.

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait penanganan bencana di berbagai daerah, ia memastikan pemerintah pusat dan daerah telah menjalankan tahapan penanganan sesuai prosedur.

Pemerintah, kata Cak Imin, telah mengerahkan seluruh pihak untuk memberikan bantuan. 

"Ya, ada banyak pihak ya. Yang pertama, tanggap darurat selesai. Itu dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Sosial, kemudian infrastruktur, PU, dan berbagai kaitannya dengan pemerintah daerah," jelasnya.

Pemerintah, kata Cak Imin, akan melanjutkan proses penanganan hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Jadi ada tahapan-tahapan yang sudah dilalui dan akan dilalui, termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi," katanya. 

Baca juga: Jumlah Korban Banjir dan Longsor di Sumut: 34 Orang Tewas, 52 Lainnya Hilang

Pemerintah, kata Cak Imin, memberikan bantuan dengan skema Perlindungan Sosial (Perlinsos) Adaptif ke korban bencana.

Cak Imin mengatakan perlinsos adaptif ini untuk mencegah kemiskinan ekstrem akibat bencana. 

"Jadi perlindungan sosial adaptif ini di samping menanggulangi kemiskinan, kita mengurangi jatuh miskin baru," kata Cak Imin.

Berdasarkan data BNPB, hingga November 2025 telah terjadi lebih dari 2.900 kejadian bencana di Indonesia, didominasi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas