ILO Gandeng Pemkot Banda Aceh Realisasikan Kota Parfum Dunia di Indonesia
ILO dan Banda Aceh kerja sama kembangkan UMKM nilam lewat Program Kota Parfum, dorong produk lokal tembus pasar global
Penulis:
willy Widianto
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- ILO dan Pemerintah Kota Banda Aceh menandatangani kesepakatan untuk memperkuat UMKM berbasis komoditas nilam melalui Program Kota Parfum
- Program ini fokus pada peningkatan kapasitas, pengembangan produk turunan, dan perluasan akses pasar bagi pelaku usaha
- Kolaborasi ini diharapkan mendorong Banda Aceh menjadi pusat industri parfum berbasis nilam yang berdaya saing global
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan Pemerintah Kota Banda Aceh resmi menandatangani Nota Kesepakatan di Pendopo Wali Kota Banda Aceh. Kerja sama ini menandai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan mendukung penerapan Program Kota Parfum Banda Aceh yang berbasis komoditas unggulan nilam.
Aceh memang dikenal sebagai salah satu penghasil minyak nilam terbaik di dunia. Nilam sebagai tanaman aromatik itu telah tumbuh selama berabad-abad di perbukitan Aceh dan kini menjadi salah satu bahan kunci dalam industri parfum dunia.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari dukungan ILO sebagai badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang terfokus pada isu ketenakerjaan melalui Proyek Mempromosikan Usaha UKM melalui Peningkatan Akses Wirausaha terhadap Jasa Keuangan Tahap 2 (Promise II Impact). Proyek yang didanai oleh Pemerintah Swiss ini berupaya mendorong inklusi keuangan serta memperluas akses pembiayaan bagi UMKM di sektor-sektor prioritas melalui pendekatan rantai nilai.
Banda Aceh dipilih sebagai lokasi strategis program kolaboratif ILO bersama Pemerintah Kota Banda Aceh, mengingat kota ini dikenal dengan potensi nilamnya yang besar dan strategis. Potensi ini sangat berperan dalam mendukung hilirisasi dan peningkatan nilai tambah melalui inisiatif Kota Parfum.
Program kolaboratif ini difokuskan pada penguatan rantai nilai nilam dari peningkatan kapasitas pelaku usaha, pengembangan produk turunan bernilai tambah, hingga pembukaan akses pasar yang lebih luas. Upaya ini sekaligus menjawab tantangan utama yang dihadapi UMKM seperti keterbatasan pembiayaan, akses pasar serta kapasitas usaha dan digitalisasi.
Baca juga: Kasatgas PRR Apresiasi Kesigapan Tim dalam Penanganan Sinkhole di Aceh Tengah
Selanjutnya, program kolaboratif ini mencakup tiga fokus utama: 1) Peningkatan kapasitas dan keterampilan UMKM melalui pelatihan kewirausahaan, manajemen bisnis, pengembangan produk dan standar kualitas; 2) Pengembangan produk turunan nilam dan perluasan akses pasar, baik domestik maupun internasional; serta 3) Penguatan koordinasi lintas pemangku kepentingan, yang melibatkan pemerintah daerah, UMKM, akademisi dan sektor swasta.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyambut baik kemitraan ini sebagai langkah konkret untuk mewujudkan visi Banda Aceh sebagai Kota Parfum yang berdaya saing global.
“Banda Aceh memiliki semua bahan untuk menjadi kota parfum berkelas dunia. Kolaborasi dengan ILO merupakan sebuah langkah nyata untuk mempersiapkan ekosistem yang tepat dala mewujudkan visi tersebut,” ujar Wali Kota Illiza, Kamis(23/4/2026).
Sementara Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Simrin Singh menegaskan dukukingan ILO dalam memperkuat UMKM secara berkelanjutan di Banda Aceh.
“Kolaborasi ini memastikan UMKM, termasuk pelaku usaha nilam, di kota ini memiliki akses yang lebih besar dan baik terhadap pembiayaan, pasar dan peningkatan kapasitas. Ini semakin memperkuat upaya kami dalam membangun ekosistem rantai nilai yang inklusif, produktif dan mampu menciptakan lapangan kerja yang layak,” kata Simrin.
Kolaborasi ILO dan Pemerintah Kota Banda Aceh ini diharapkan mampu menciptakan dampak nyata bagi pelaku UMKM setempat, memperluas peluang ekonomi, serta menjadikan Banda Aceh sebagai model pengembangan ekonomi berbasis komoditas unggulan yang berkelanjutan dan inklusif.
Baca tanpa iklan