Banjir dan Longsor yang Melanda Sumatera Diharapkan Jadi Pembelajaran Mitigasi Nasional
Abdul Razak Nasution pun mengatakan, bahwa pentingnya kesadaran seluruh lapisan bangsa dalam menjaga lingkungan.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Malvyandie Haryadi
Ringkasan Berita:
- Banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
- Penyebab utama selain curah hujan tinggi adalah kerusakan lingkungan akibat dugaan pembalakan liar.
- Abdul Razak Nasution menekankan pentingnya kesadaran menjaga lingkungan dan mitigasi bencana.
- Musibah ini disebut sebagai pembelajaran berharga untuk meningkatkan pencegahan di masa depan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) menyoroti penyebab bencana banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Selain curah hujan yang tinggi, faktor kerusahan alam dan lingkungan akibat dugaan pembalakan liar menyadi penyebab terjadinya musibah di Pulau Sumatera itu.
Ketua Umum PP HIMMAH, Abdul Razak Nasution pun mengatakan, bahwa pentingnya kesadaran seluruh lapisan bangsa dalam menjaga lingkungan.
Tak hanya itu, dia juga menyebut musibah banjir ini menjadi pembelajaran berharga dalam melakukan mitigasi bencana.
"Semoga kita dapat mengambil hikmah dari kejadian ini dan bersama-sama meningkatkan upaya pencegahan di masa mendatang," kata Abdul Razak, di Jakarta, Minggu (30/11/2025).
Razak bersama jajaran HIMMAH pun menyampaikan rasa simpati dan doa tulus kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Dia juga berharap bantuan bisa segera diterima oleh para korban.
"Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita semua dalam menghadapi cobaan ini," ungkap Razak.
Untuk meringankan beban para korban, Razak juga menginstruksikan jajarannya untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada para korban.
Hal ini dilakukan salah satunya dalam kegiatan bakti sosial berupa bantuan untuk korban banjir di Medan, Sumatera Utara.
"Semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir," kata dia.
Sementara itu, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 HIMMAH, Razak juga menyalurkan bantuan bagi masyarakat di DKI Jakarta dan Banten.
Dia menegaskan bahwa organisasi yang didirikan oleh para ulama ini akan terus konsisten dalam menjalankan khittah Al Washliyah. Salah satunya melalui kegiatan amal sosial kemasyarakatan.
Dia menyampaikan juga pesan-pesan belasungkawa dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit kepada masyarakat dan korban banjir.
Sebelumnya, pada Jumat (28/11/2025), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Aceh dan Sumatra Barat.
Baca tanpa iklan