Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Data Basarnas dan BNPB Beda soal Korban Banjir Sumatera, Ini Penjelasan Kepala Basarnas

BNPB menyampaikan jumlah korban meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera bertambah menjadi 631 orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Data Basarnas dan BNPB Beda soal Korban Banjir Sumatera, Ini Penjelasan Kepala Basarnas
BNPB/
BENCANA SUMBAR - Dampak kerusakan materil yang terjadi, akibat banjir bandang di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (30/11/2025). TRIBUNNEWS/HO/BNPB 

Demikian data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera Tahun 2025 yang tertulis di situs Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB) pada Selasa (2/12/2025) hingga pukul 11.00 WIB.

Adapun rinciannya, sebanyak 173 orang meninggal dunia, korban hilang 204 jiwa dan korban luka 1.800 orang di Aceh.

Kemudian, korban meninggal sebanyak 165 orang, korban hilang 114 orang, dan 112 orang terluka di Sumbar.

"Jumlah total korban terluka 2.600 orang, 472 jiwa hilang, dan 1 juta orang mengungsi," tertulis data di situs Pusdatin BNPB.

Data Pusdatin BNPB juga mengungkapkan bahwa setidaknya sebanyak 3.500 rumah rusak berat, 2.000 rumah rusak sedang, 3.500 unit rumah rusak ringan.

"Jembatan rusak 277 unit hingga 322 fasilitas pendidikan rusak," jelas data tersebut.

 

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas