Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

IMIP Berdayakan Anak-anak di Morowali Lewat Pendidikan Memadai

IMIP buka akses pendidikan dari TK hingga SMP bagi anak-anak Morowali, hadirkan fasilitas belajar lengkap dan pelatihan guru.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in IMIP Berdayakan Anak-anak di Morowali Lewat Pendidikan Memadai
Istimewa
AKSES PENDIDIKAN MOROWALI - Sekolah IMIP di Bahodopi, Morowali, menjadi pusat pendidikan bagi ratusan siswa dari TK hingga SMP. Diresmikan sebagai bagian dari program CSR IMIP, fasilitas ini memberi kesempatan belajar merata bagi anak-anak dari berbagai daerah, termasuk yang bukan keluarga karyawan. Melalui pelatihan guru, kelas literasi, dan pembangunan jenjang SMA IMIP memperkuat kualitas pendidikan dan mendorong mimpi generasi muda Morowali untuk maju dan berprestasi. 

Dani menjelaskan, IMIP juga mengutamakan penyerapan tenaga pengajar lokal, khususnya dari wilayah Sulawesi Tengah. Pada tahun-tahun awal, mereka memang mendatangkan tenaga pengajar dari luar seperti Jawa. Namun, sekarang fokus pihaknya adalah mengembangkan potensi guru lokal.

"Selanjutnya kami inisiasi dari wilayah Sulawesi Tengah ataupun Sulawesi itu sendiri untuk penyerapan tenaga pengajarnya," ujar Dani.

Adapun pihak IMIP juga menggandeng sejumlah perusahaan di dalam kawasan untuk berkolaborasi dalam program pendidikan. Beberapa perusahaan disebut ikut menyumbang pembangunan SMP IMIP. 

"Jadi kalau kami kan memang kolektif ya. Ada beberapa perusahaan di dalam itu kami ajak berkolaborasi untuk program CSR-nya kayak di SMP IMIP itu tercantum beberapa logo-logo perusahaan [di dinding gedung sekolah]," ucap Dani.

Selain itu, mereka juga terlibat dalam kelas inspiratif, misalnya seperti menyediakan tenaga pengajar bahasa Mandarin atau fotografi.

Antusiasme masyarakat terhadap program pendidikan ini pun disebut sangat tinggi. Dani mengungkap masyarakat sangat menginginkan IMIP membangun lagi sekolah yang lebih besar.

"Masyarakat itu sebenarnya sangat antusias dengan adanya sekolah-sekolah yang kami bikin. Sebenarnya kami bikin itu juga untuk memfasilitasi masyarakat dan masyarakat memang menginginkan adanya penambahan," ucap Dani.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami pun meresponnya untuk saat ini memang kami bangun bertahap. Jadi, enggak bisa langsung kami bangun semuanya, tapi harus ada tahapannya," pungkasnya.

Baca juga: IMIP Bekali Anak-anak di Morowali Belajar Bahasa Mandarin Gratis

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas