Dasco Tanggapi Kemungkinan Bupati Aceh Selatan Dicopot: Kita Serahkan ke DPRD
Sufmi Dasco Ahmad, buka suara mengenai kemungkinan Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, dicopot dari jabatannya karena berangkat umrah.
Penulis:
Fersianus Waku
Editor:
Malvyandie Haryadi
Ringkasan Berita:
- Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, dikritik karena berangkat umrah ke Arab Saudi ketika wilayahnya dilanda banjir dan longsor.
- Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan keputusan pencopotan diserahkan kepada DPRD setempat sesuai mekanisme demokrasi.
- Dasco sudah meminta Mendagri Tito Karnavian untuk memberhentikan sementara Mirwan MS.
- Ia juga mengusulkan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) agar penanganan bencana lebih maksimal.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, buka suara mengenai kemungkinan Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, dicopot dari jabatannya karena berangkat umrah ke Arab Saudi di saat wilayahnya dilanda banjir dan longsor.
Dasco mengatakan, Gerindra menyerahkan sepenuhnya mengenai keputusan tersebut kepada DPRD setempat.
"Kalau itu kan sesuai dengan mekanisme yang ada. Kita negara demokrasi, ya kita serahkan nanti kepada DPRD setempat," kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025).
Namun, ia mengaku telah meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian untuk memberhentikan sementara Mirwan MS.
Dasco mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan Tito untuk memberikan sanksi kepadanya.
"Tidak hanya diperiksa, tapi kami kemudian mengusulkan agar yang bersangkutan diberhentikan sementara," ucapnya.
Wakil Ketua DPR RI ini juga meminta Tito untuk segera menunjuk pelaksana tugas (Plt).
"Dan ditunjuk Plt untuk melaksanakan tugas-tugas supaya lebih maksimal dalam penanganan bencana di daerah tersebut," ujar Dasco.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan, pemeriksaan terhadap Mirwan akan dilakukan secara menyeluruh dan mendalam.
Menurut Bima, klarifikasi detail mengenai keberangkatan sang bupati sangat penting. Termasuk memastikan apakah perjalanan tersebut benar merupakan ibadah umrah, berangkat bersama siapa, serta sumber pembiayaannya.
"Ini apakah betul itu ibadah umrah, dengan siapa, pembiayaan dari mana. Kan itu penting ya," kata Bima di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.
Bima menjelaskan, pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap Bupati Mirwan MS, tetapi juga seluruh aparatur dan pihak yang terkait dengan keberangkatan ukrah tersebut.
"Pemeriksaan juga pasti tidak hanya kepada Bupati Aceh Selatan, tapi aparatur dan semua yang terkait keberangkatan akan dilakukan pemeriksaan," ucapnya.
Lebih lanjut, Bima mengungkapkan proses pemeriksaan terhadap Bupati Aceh Selatan membutuhkan waktu beberapa hari ke depan, untuk memastikan seluruh informasi yang diperlukan terkumpul secara lengkap.
"Mungkin memerlukan beberapa hari waktu, beberapa hari ke depan," ujarnya.