Farmasi dan Layanan Cuci Darah RSUD Aceh Tamiang Segera Beroperasi Kembali
Farmasi menjadi salah satu unit yang ditangani lebih awal karena menyangkut distribusi obat harian.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Aceh Tamiang merupakan salah satu kabupaten di Aceh yang terdampak paling parah akibat banjir bandang
- Fasilitas RSUD Aceh Tamiang luluh lantak
- Pihak rumah sakit mempercepat pelayanan unit farmasi dan ruang cuci darah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua layanan vital bagi pasien kronis di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang mulai dipulihkan setelah banjir bandang meluluhlantakkan hampir seluruh fasilitas rumah sakit.
Unit farmasi dan ruang cuci darah (hemodialisis) kini memasuki tahap akhir pembersihan sehingga segera dapat digunakan kembali oleh pasien.
Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, dr. Andika Putra, mengatakan pemulihan kedua layanan tersebut dipercepat karena kebutuhan pasien yang tidak dapat ditunda.
Baca juga: Dukungan Psikososial Polri Bantu Pulihkan Semangat Korban Banjir di Aceh Tamiang
“Tim dari penyedia hemodialisis sudah meninjau kondisi peralatan dan akan melakukan pemulihan penuh,” ujarnya dilansir dari website Kementerian Kesehatan, Rabu (10/12/2025).
Farmasi Masuki Tahap Akhir Pembersihan
Farmasi menjadi salah satu unit yang ditangani lebih awal karena menyangkut distribusi obat harian.
Setelah lumpur dibersihkan dan rak-rak disterilkan, aktivitas penataan obat mulai berjalan kembali.
Tahap akhir pembersihan sedang diselesaikan agar pelayanan dapat dibuka secara bertahap.
Dengan farmasi kembali hidup, aliran obat untuk UGD, pasien hemodialisis, hingga rencana pembukaan poli rawat jalan dapat lebih lancar.
Unit hemodialisis yang sebelumnya terendam banjir kini telah dibersihkan sepenuhnya.
Pengecekan teknis dilakukan langsung oleh pihak penyedia alat untuk memastikan seluruh mesin aman beroperasi kembali.
Fasilitas cuci darah menjadi prioritas karena banyak pasien kronis bergantung pada layanan tersebut secara rutin.
Selain farmasi dan hemodialisis, rumah sakit juga menyiapkan aktivasi ulang ruang operasi setelah menerima dukungan peralatan dari RS Kemenkes Adam Malik.
Unit anestesi pun mulai dipersiapkan agar tindakan bedah dapat kembali berjalan.
UGD Sudah Aktif, Layanan Lain Menyusul Bertahap
Lebih lanjut dr. Andika menjelaskan bahwa pemulihan dilakukan dengan pola berjenjang.
Baca tanpa iklan