Mualem: Bantuan untuk Aceh dari A sampai Z Masih Kurang, Bantuan Asing Akan Diterima
Gubernur Mualem mengatakan bantuan untuk Aceh yang dilanda banjir dan tanah longsor masih kurang.
Penulis:
Febri Prasetyo
Editor:
Whiesa Daniswara
Mualem berkata tim yang terdiri atas lima orang itu telah tiba di Aceh pada Jumat malam, (5/12/2025), segera bekerja di lapangan.
Mereka, kata Mualem, punya alat khusus yang memudahkan penyisiran jasad korban yang masih tertimbun lumpur.
“Hari ini ada datang tim dari China lima orang untuk mendeteksi mayat yang ada di dalam lumpur dan mereka ada alat untuk mengambil mayat-mayat itu,” kata Mualem.
Dia berkata tim itu dijadwalkan turun langsung ke beberapa titik yang paling susah dijangkau.
Pemerintah pusat belum buka pintu bantuan asing
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan Indonesia belum membuka pintu bagi negara asing yang hendak membantu penanganan bencana banjir di Sumatra.
Baca juga: Mualem Menangis Dengar Pesan Warganya untuk Indonesia: Sayangilah Rakyat Aceh!
“Saat ini kita belum membuka,” ujar Sugiono saat ditemui di Gedung Pancasila, Kemenlu, Jakarta. Jumat (5/12/2025).
Sugiono menyebut Indonesia baru akan meminta bantuan kepada negara asing jika dirasa perlu.
“(Masih ditutup) sampai kita merasa kita membutuhkan bantuan,” kata Sugiono.
Sugiono percaya bahwa Indonesia bisa menghadapi dan mengatasi bencana ini dengan upaya dari dalam negeri.
(Tribunnews/Febri/Hasanudin/Serambi/Rianza Alfandi)