Eks Kabareskrim Singgung Spekulasi Terra Drone Kebakaran Terkait Banjir Sumatra: Apa Ada Data Hilang
Eks Kabareskrim menyinggung soal spekulasi keterkaitan kasus Terra Drone kebakaran dengan penyelidikan banjir bandang di Sumatra.
Penulis:
Pravitri Retno Widyastuti
Editor:
Garudea Prabawati
Ringkasan Berita:
- Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Ito Sumardi, bicara soal kasus kantor Terra Drone di Jakarta Pusat, yang terbakar pada Selasa (9/12/2025).
- Ia mengatakan hal yang paling utama saat ini adalah menyelidiki penyebab kebakaran.
- Ito kemudian menyinggung soal spekulasi beredar yang menyebut kebakaran Terra Drone terkait penyelidikan penyebab banjir Sumatra.
TRIBUNNEWS.com - Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Ito Sumardi, bicara soal kasus kebakaran kantor Terra Drone di kawasan Cempaka Putih, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).
Dalam wawancara bersama KompasTV, Kamis (11/12/2025), Ito menyinggung mengenai spekulasi beredar, yang mengatakan kebakaran kantor Terra Drone terkait dengan penyelidikan penyebab banjir di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Ia mengatakan Terra Drone termasuk perusahaan besar dalam bidang jasa pemanfaatan drone untuk berbagai kegiatan, terutama soal pemetaan.
Hal itu, kata dia, membuat spekulasi muncul kebakaran kantor Terra Drone terkait dengan penyelidikan penyebab banjir di Sumatra.
Sebab, Terra Drone diketahui pernah mendapat kontrak untuk pemetaan hutan dan lahan sawit.
"Memang kita tahu Terra Drone perusahaan yang cukup besar untuk jasa pemanfaatan drone berbagai kegiatan, untuk mengambil gambar dan pemetaan dua dimensi, tiga dimensi," urai Ito, Kamis, dikutip Tribunnews.com dari YouTube KompasTV.
Baca juga: Siapa Michael Wishnu Wardana Bos Terra Drone Indonesia? Kantornya di Jakpus Terbakar, Karyawan Tewas
"Saat ini banyak spekulasi yang dikaitkan dengan masalah bencana alam yang terjadi di Sumatra karena mereka mendapat konrak untuk mengambil gambar-gambar, baik cakupan hutan dan lain-lain. Tapi, ini masih spekulasi," imbuh Ito menekankan.
Meski beredar spekulasi sedemikian rupa, Ito menegaskan hal yang paling utama saat ini adalah menyelidik penyebab kebakaran kantor Terra Drone.
Apabila penyidik sudah menemukan penyebab kebakaran, lanjut Ito, bisa diselidiki apakah kasus Terra Drone terkait penyelidikan banjir di Sumatra.
Ia juga meminta kepolisian untuk mengecek apakah ada data-data Terra Drone yang hilang.
Menurutnya, perlu dilakukan koordinasi antara Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri untuk menyelidiki lebih lanjut mengenai spekulasi yang beredar.
"Yang paling penting sekarang adalah bagaimana melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran."
"Tentunya penyidik akan beragkat dari kasus kebakaran dulu, kemudian mungkin apakah memang ada kaitan dengan data-data yang disimpan, kemudian datanya hilang," urai Ito.
"Karena memang kita juga sedang melakukan penyelidikan untuk penyebab daripada banjir bandang (di Sumatra).
"Ini nanti akan menjadi sesuatu yang harus dilakukan secara koordinator antara Polda Metro Jaya dengan Bareskrim Polri," jelasnya.
Baca tanpa iklan