Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gubernur Aceh Mualem Terima Bantuan Asing, Datangkan Tim dari Cina, Dapat Donasi dari Malaysia

Gubernur Aceh menerima bantuan asing untuk penanganan banjir meski pemerintah pusat belum buka bantuan internasional.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Gubernur Aceh Mualem Terima Bantuan Asing, Datangkan Tim dari Cina, Dapat Donasi dari Malaysia
Serambinews.com/Rianza Alfandi
TERIMA BANTUAN ASING - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, dalam rapat bersama menteri, Minggu (7/12/2025) malam, di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, menegaskan pihaknya terbuka menerima bantuan dari asing untuk mempercepat penanganan banjir bandang di wilayahnya. 

Bantuan ini akan disalurkan ke daerah terdampak banjir, terutama ke posko pengungsian.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengucapkan terima kasihnya kepada BSR.

"Terima kasih banyak kepada BSR dari Kuala Lumpur yang sudah membantu, ini sudah kali kedua (mengirim bantuan)," katanya, dikutip dari Instagram @muzakirmanaf1964, Jumat (12/12/2025).

"Mereka membantu kita, khusus untuk rakyat yang terdampak banjir dan tanah longsor," lanjutnya.

Perwakilan tim BSR Malaysia, dr Patrik merincikan, bantuan tidak hanya obat-obatan.

Ada juga makanan, pakaian, hingga coklat untuk anak-anak.

Bantuan ini menyasar rumah sakit dan para korban bencana.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita ada 8 orang terdiri dari dokter dan perawat yang datang," katanya.

Menurut dr Patrik, pihaknya sudah memberikan perawatan kurang lebih 1.000 orang di Aceh.

Meski demikian, masih banyak lagi perlu uluran tangan.

"Kita sudah rawat lebih kurang 1.000 orang. Tapi kita lihat masih banyak yang perlu (ditolong) saya pikir ratusan ribu," tandasnya.

Baca juga: Mendagri Teken SE Alokasi Anggaran Bencana, Ditujukan untuk Kepala Daerah di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Istana Tegaskan Presiden Tak Pernah Tolak Bantuan Asing: Pemerintah Mampu Tangani Bencana Sumatra

PRABOWO GENDONG BALITA - Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke wilayah Takengon, Aceh, menyisakan momen haru yang menyentuh hati warga. Prabowo gendong dan kecup kening balita.
PRABOWO GENDONG BALITA - Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke wilayah Takengon, Aceh, menyisakan momen haru yang menyentuh hati warga. Prabowo gendong dan kecup kening balita. (Istimewa)

Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Timothy Ivan Triyono, memberikan klarifikasi bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak pernah menyatakan menolak bantuan asing untuk korban bencana banjir dan longsor di 3 wilayah Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Tawaran bantuan dari berbagai negara sahabat, mulai dari tim medis, personel penyelamat, logistik, hingga dukungan teknologi, sebelumnya siap diluncurkan, tetapi pemerintah Indonesia menolaknya dan menyatakan masih sanggup menangani bencana secara mandiri.

Seperti pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, yang mengatakan bahwa Indonesia masih mampu melakukan penanganan bencana Sumatra secara mandiri sehingga bantuan dari negara asing masih belum diperlukan.

Begitu pun dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa Indonesia masih sanggup mengatasi bencana di Sumatra dan masih memiliki stok pangan yang cukup bagi para korban.

Sesuai Minatmu
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas