Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Momen Prabowo Kenalkan Seskab Teddy ke Pengungsi di Langkat: Sekarang Letkol

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi korban bencana di Posko Pengungsian MAN 1 Langkat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Momen Prabowo Kenalkan Seskab Teddy ke Pengungsi di Langkat: Sekarang Letkol
Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
PRESIDEN KUNJUNGI LANGKAT - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi korban bencana di Posko Pengungsian MAN 1 Langkat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (Sumut), Sabtu (13/12/2025). Dalam kunjungannya tersebut, Prabowo sempat memperkenalkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya kepada para pengungsi. 

"Alhamdulillah Sumatra Utara sudah lebih baik kondisinya, sejak terakhir saya datang. Saya akan terus memantau perkembangan dari hari ke hari, dari minggu ke minggu," tuturnya.

Presiden Prabowo yang mengenakan kemeja safari berwarna krem kembali menegaskan bahwa pemerintah akan membantu warga yang mengalami musibah.

"Semua warga yang mengalami musibah akan kita bantu karena saudara-saudara adalah bagian dari kami semua. Kita adalah keluargamu, kalian adalah keluarga kami. Kami tidak akan tinggalkan kalian sendiri," ucapnya.

Jumlah Korban

Pada Jumat (12/12/2025), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan adanya tambahan korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, pihaknya kembali menemukan jasad korban tewas banjir sebanyak lima orang.

Dengan begitu, total korban tewas per Jumat kemarin menjadi 995 orang dari sebelumnya sebanyak 990 orang.

Rekomendasi Untuk Anda

"Hasil pencarian dan pertolongan pada hari Jumat, 12 Desember 2025, jumlah total korban meninggal dunia di tiga provinsi bertambah lima."

"Dari 990 jiwa meninggal dunia per kemarin 11 Desember, saat ini rekapitulasi kami menunjukkan 995 jiwa total meninggal dunia," katanya dalam konferensi pers.

Muhari menyebut, ada potensi jumlah korban tewas akan berkurang. 

Pasalnya, ada upaya verifikasi ulang yang dilakukan beberapa kabupaten terkait jasad tersebut.

Dari verifikasi itu, ternyata ada jasad yang meninggal dunia sebelum bencana banjir terjadi.

"Kami sudah menerima informasi dari tiga kabupaten bahwa ada jumlah jasad yang sebelumnya dihitung sebagai jasad yang ditemukan pasca bencana, ini ketika dikonfirmasi menurut catatan sipil by name by adress yang dilakukan kecamatan, ini merupakan nama yang sudah meninggal sebelum terjadinya bencana," tuturnya.

Muhari turut mengumumkan update terkait korban yang belum ditemukan sebanyak 226 orang.

Sementara itu, terkait jumlah pengungsi tidak mengalami penambahan, yaitu masih 884.889 orang.

(Tribunnews.com/Deni/Yohanes)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas