Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengintip Perjalanan Ompreng MBG: Dari Dapur Dini Hari dan Kepulan Asap Hingga ke Meja Sekolah

Melalui rapat dan briefing bersama guru, sekolah juga menerapkan sistem piket yang melibatkan guru serta siswa. Hanya mereka yang piket bisa ambil MBG

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mengintip Perjalanan Ompreng MBG: Dari Dapur Dini Hari dan Kepulan Asap Hingga ke Meja Sekolah
Tribunnews/Rina Ayu Panca Rini
PROGRAM MBG - Siswa SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sedang berbaris, mengambil dan membawa 5 ompreng MBG untuk teman-teman sekelas mereka. 

“Seru, karena ikut jaga antrean bareng guru,” katanya.

Dukungan juga datang dari para guru. Bu Rani, guru IPA, mengatakan meski harus hadir lebih pagi untuk piket MBG, hal itu tidak menjadi beban. Justru sebaliknya, kehadiran guru memastikan distribusi makanan berlangsung aman dan tertib.

“Kami mendukung program ini. Anak-anak yang gizinya baik akan lebih sehat dan semangat belajar,” tuturnya.

Baca juga: Tak Hanya Berakhir di Tempat Sampah, Limbah MBG Disulap Jadi Pakan Ternak dan Pupuk

Lebih dari sekadar pembagian makanan, program MBG di SMP Negeri 1 Tamansari menunjukkan bagaimana kolaborasi dapur, sekolah, guru, dan siswa bisa membentuk ekosistem sederhana namun bermakna.

Dari dapur yang bekerja sejak dini hari hingga siswa yang antre dengan tertib, MBG menjadi cerita tentang kepedulian, disiplin, dan harapan akan generasi yang tumbuh lebih sehat dan siap belajar.

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas