Hadapi Gejolak Global, BKSAP DPR Tegaskan Peran Diplomasi Parlemen Indonesia
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Maazat menegaskan bahwa diplomasi parlemen memegang peran strategis dalam menghadapi berbagai konflik global.
Penulis:
Chaerul Umam
Editor:
Wahyu Aji
Syahrul Aidi menyoroti masih tingginya kerentanan pekerja migran Indonesia terhadap penipuan, perdagangan manusia, hingga deportasi paksa.
Dia mendorong penguatan sistem perlindungan WNI yang lebih cepat, modern, dan berbasis perjanjian bilateral yang kuat.
Ancaman perubahan iklim dan bencana kemanusiaan juga menjadi perhatian serius BKSAP.
Syahrul menyinggung banjir besar di Sumatera sebagai contoh nyata pentingnya penguatan climate diplomacy dan humanitarian diplomacy, termasuk pemanfaatan teknologi satelit dan akses pendanaan global untuk mitigasi bencana.
“Diplomasi Indonesia ke depan harus memperkuat posisi sebagai pemimpin Global South, berorientasi pada perlindungan rakyat, serta memastikan kerja sama luar negeri memberi manfaat nyata bagi ketahanan energi, pangan, pertahanan, teknologi, hingga ruang siber,” katanya.
Syahrul menambahkan, diplomasi parlemen Indonesia ke depan akan dijalankan secara lebih tegas, berdampak, dan berorientasi pada hasil nyata.
Baca juga: Syahrul Aidi Resmi Jadi Ketua BKSAP DPR RI, Perkuat Posisi Indonesia di Forum Internasional
“Indonesia tidak hanya hadir dalam percaturan global, tetapi harus tampil sebagai negara yang diperhitungkan dan dihormati,” tandasnya.
Baca tanpa iklan