Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mendagri Sebut Gubernur Aceh Tak Tahu soal Surat Minta Bantuan ke PBB

Mendagri Tito Karnavian mengatakan bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf tak mengetahui soal surat permohonan bantuan ke dua lembaga PBB.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mendagri Sebut Gubernur Aceh Tak Tahu soal Surat Minta Bantuan ke PBB
Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
BENCANA DI SUMATRA - Mendagri Tito Karnavian dalam jumpa pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025). Tito mengatakan bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem tak mengetahui soal surat permohonan bantuan ke dua lembaga PBB, yakni UNDP dan UNICEF. 

"Soal PBB saya tidak tahu, siapa yang kirim? Saya enggak tahu apa-apa. Sebenarnya bukan ke PBB, kepada LSM yang ada di Aceh," sambungnya.

Mualem menekankan bahwa selama ini pihaknya sama sekali belum pernah meminta bantuan asing untuk penanganan bencana banjir di Aceh.

Namun, Mualem juga tidak menolak jika ada pihak dari mana pun yang ingin mengirim bantuan ke Aceh.

"Tidak (meminta bantuan apapun ke asing). Tapi yang mengirim (banyak), karena kita terdampak musibah ya kita terima saja."

"Bagi saya, prinsip kita tidak meminta. Tetapi mau sumbang ya silakan," pungkasnya.

Jumlah Korban

Pada Kamis (18/12/2025) kemarin, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi (Kapusdatin) Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, memberikan update informasi terkait jumlah korban jiwa dalam bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Abdul Muhari menyebut, jumlah korban meninggal dunia bertambah. Kini totalnya menjadi 1.068 jiwa.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ada penambahan 9 jiwa, 3 di Aceh Utara, 2 di Aceh Timur, 1 di Tapanuli Selatan, 1 di Langkat, 1 di Agam, dan 1 di Padang Pariaman sehingga penambahan ini mengubah jumlah korban total meninggal dunia dari 1.059 jiwa kemarin, 17 Desember, hari ini menjadi 1.068 jiwa," ujarnya dalam konferensi pers secara daring, Kamis.

"Kemudian untuk korban hilang, per hari ini masih menyisakan 190 nama," sambung Abdul.

Sementara itu, jumlah pengungsi berkurang menjadi 537.185 orang.

"Untuk jumlah saudara-saudara kita yang masih bergantung di titik-titik dan tempat-tempat pengungsian itu berjumlah 537.185 jiwa," ungkapnya.

(Tribunnews.com/Deni)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas