Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gubernur Mualem, Mendagri hingga DPR Merespons Pengibaran Bendera Putih di Aceh Pascabencana Banjir

Berikut respons Mendagri, Mensos, DPR hingga Gubernur Aceh soal aksi pengibaran bendera putih di Aceh pasca bencana banjir bandang dan longsor.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Nuryanti
zoom-in Gubernur Mualem, Mendagri hingga DPR Merespons Pengibaran Bendera Putih di Aceh Pascabencana Banjir
(ho/LAP)
BENDERA PUTIH - 100 bendera putih dikibarkan aktivis reformasi 1998 di Lhokseumawe, simbol seruan krisis kemanusiaan Aceh. Berikut respons Mendagri, Mensos, DPR hingga Gubernur Aceh soal aksi pengibaran bendera putih di Aceh pasca bencana banjir bandang dan longsor. 

Mendagri Tito Karnavian menilai pengibaran bendera putih oleh sejumlah masyarakat di Aceh dalam menghadapi bencana merupakan bagian dari aspirasi.

Hal itu disampaikan Mendagri dalam konferensi pers di Posko Terpadu Bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

"Yang pertama mengenai pengibaran bendera putih ya. Jadi adalah ini menurut kami adalah wujud aspirasi warga dalam menghadapi situasi bencana yang dialami," kata Kapolri 2016–2019 itu.

Pemerintah kata Tito memahami apa yang dirasakan masyarakat. Pemerintah juga berupaya semaksimal mungkin dalam menampung berbagai aspirasi dalam penanggulangan bencana.

Baca juga: Media Asing Soroti Fenomena Bendera Putih di Aceh

"Kami mendengar, pemerintah mendengar, memahami berbagai kritik, masukan dan sikap masyarakat, terhadap pemerintah dalam penanganan bencana di Sumatera," katanya.

Tito juga menyampaikan permintaan maaf pemerintah apabila dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat masih ada kekurangan.

Namun pemerintah akan terus berupaya semaksimal dan secepat mungkin dalam menanggulangi bencana tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Tito penanganan bencana di Sumatra tidaklah mudah karena medan yang cukup berat.

"Namun pemerintah Indonesia kami berkewajiban untuk terus bekerja mengatasi berbagai kendala, memperbaiki kinerja, dan secepatnya memenuhi kebutuhan darurat saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," katanya.

Baca juga: Bendera Putih di Aceh, Rano Karno Duga Kepala Daerah Sudah Kirim Surat “Menyerah” ke Mendagri

Mensos Yakin Pemerintah Aceh Masih Kuat untuk Tangani Bencana

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menanggapi aksi sejumlah warga Aceh yang mengibarkan bendera putih beberapa hari setelah wilayah tersebut dilanda banjir bandang dan tanah longsor.

Gus Ipul menyatakan, dirinya yakin bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) masih kuat dalam menangani bencana.

"Saya percaya Pak Gubernur masih cukup kuat," kata Gus Ipul kepada wartawan di sela-sela penyerahan bantuan kemanusiaan di Aceh, Selasa (16/12/2025), dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV.

Menurut petinggi Nahdlatul Ulama (NU) itu, pemerintah daerah sudah bekerja dengan  baik, didukung oleh pemerintah pusat.

Ia yakin, bencana di Sumatra dapat ditanggulangi bersama-sama oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

"Pemerintah daerah juga bekerja dengan baik, didukung oleh pemerintah secara keseluruhan. InsyaAllah lah. Mari kita atasi bersama-sama," imbuh Gus Ipul.

Baca juga: Bendera Putih Berkibar di Depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

DPR Nilai Pengibaran Bendera Putih Harus Jadi Alarm Keras Pemerintah

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas