Libur Nataru 2026, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat 22 Ribu per Hari
Untuk mengakomodasi lonjakan permintaan, KCIC secara bertahap menambah frekuensi perjalanan.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Hasanudin Aco
Saat ini, tren yang muncul adalah masyarakat cenderung datang langsung ke stasiun tanpa reservasi jauh hari.
"Jadi orang itu sekarang trennya gini, Mbak. Orang itu datang dulu, baru dia beli," tuturnya.
Data reservasi, kata Emir, hanya mencakup sekitar 30 persen dari total penumpang.
Sebagai contoh, ia menjelaskan jika pada malam hari sebelumnya data reservasi untuk esok hari hanya 7.000 tiket, angka tersebut bisa melonjak drastis saat closing.
"Nah ketika closing, malam ini penumpangnya bisa sampai 21.000. Artinya sekitar 14.000 penumpang belinya di hari keberangkatan," papar Emir.
Fleksibilitas ini dimungkinkan berkat banyaknya jadwal yang tersedia.
Emir mengibaratkan pengalaman menggunakan Whoosh kini sudah mirip dengan menggunakan KRL atau kereta komuter.
"Karena apa? Dengan jadwal yang cukup banyak, seperti Mbak menggunakan KRL atau Kereta Komuter, tinggal datang, pilih jadwal terdekat. Nah, jadi dia datang, 'Oh, saya bisa kira-kira, saya mau jajan dulu, saya mau langsung berangkat,' itu bisa di lokasi," ujarnya.
"Jadi memang Whoosh ini sudah layaknya kereta komuter tapi Jakarta - Bandung," tandas Emir.
Berikut petikan wawancara khusus dengan Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti bersama Tribunnews.com:
Tanya: Tren kenaikan penumpang naik. Dari yang awalnya sekitar 6.000 sampai sekarang 16.000-18.000. Terjadi kenaikan signifikan itu saat kapan?
Jawab: Ya, jadi dengan ditambahnya jadwal perjalanan hingga 62 jadwal per hari, puncaknya itu kita sempat terjadi di bulan Juli 2025.
Momennya itu adalah momen libur anak sekolah. Kita mencapai puncak di 26.770 penumpang per hari. Jadi memang ketika ada potensi penumpang kita sampai 30.000 penumpang per hari—sesuai ya di studi oleh Polar UI—rasa-rasanya ini sangat achievable ya. Dengan berbagai faktor baik aksesibilitas, momentum, momen liburan, rasa-rasanya 30.000 ini achievable dan secara bertahap kita naik terus penumpangnya.
Tanya: Whoosh ini adalah moda transportasi yang bisa membawa penumpang dari Jakarta - Bandung dan sebaliknya dalam waktu yang singkat. Apakah ada terobosan lain mungkin yang belum orang tahu mengenai Whoosh ini?
Jawab: Whoosh sekarang sudah seperti kereta komuter ya. Ada yang banyak orang belum tahu itu adalah kebijakan mengenai bagi penumpang yang terlambat. Kita ada kebijakan.