Profil Jaksa KPK Budhi Sarumpaet: Pernah Usut Kasus Anas Urbaningrum hingga Hasto Kristiyanto
Pansel KPK resmi mengumumkan tiga nama kandidat terbaik untuk posisi Direktur Penuntutan KPK, Rabu (24/12/2025).
Editor:
Malvyandie Haryadi
Ringkasan Berita:
- Panitia Seleksi (Pansel) KPK resmi mengumumkan tiga kandidat terbaik untuk posisi Direktur Penuntutan KPK pada Rabu (24/12/2025).
- Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Budhi Sarumpaet, SH, M Hum, mantan Ketua Persatuan Jaksa (Persaja) di KPK.
- Budhi, yang kini menjabat sebagai Kasatgas II Penuntutan KPK, dikenal sebagai jaksa berpengalaman dalam menangani kasus korupsi besar.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan tiga nama kandidat terbaik untuk posisi Direktur Penuntutan KPK, Rabu (24/12/2025).
Salah satu nama yang mencuat dan menarik perhatian publik adalah Budhi Sarumpaet, SH, M Hum.
Mantan Ketua Persatuan Jaksa (Persaja) pada KPK ini berhasil menyisihkan kandidat lain dan kini tinggal selangkah lagi menduduki kursi strategis di lembaga antirasuah tersebut.
Budhi akan bersaing dengan dua kandidat dari unsur Kejaksaan lainnya, Agustinus Heri Mulyanto dan Wagiyo, untuk dipilih oleh Pimpinan KPK.
Spesialis Perkara Kakap
Masuknya nama Budhi Sarumpaet dalam tiga besar bukan hal mengejutkan jika melihat rekam jejaknya.
Pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) II Penuntutan KPK ini dikenal sebagai jaksa yang dingin dan tajam dalam menangani kasus-kasus korupsi profil tinggi (high profile).
Sepanjang kariernya di Direktorat Penuntutan KPK, Budhi tercatat telah memenjarakan sederet nama besar, mulai dari ketua umum partai, menteri, hingga kepala daerah.
Berdasarkan data penanganan perkara, Budhi adalah sosok di balik penuntutan kasus korupsi Hambalang yang menjerat Ketua Umum Partai Demokrat saat itu, Anas Urbaningrum pada 2014.
Tak berhenti di situ, ia juga menangani kasus pengacara kondang OC Kaligis (2015) dan mantan Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella.
Taring Budhi sebagai penuntut umum semakin teruji saat ia menangani kasus-kasus yang melibatkan menteri aktif.
Ia tercatat menangani perkara Imam Nahrawi (Menpora - 2020) dan Edhy Prabowo (Menteri KKP - 2021).
Bahkan, pada tahun 2025 ini, Budhi Sarumpaet tercatat menangani dua kasus besar yang menyita perhatian nasional, yakni kasus Abdul Gani Kasuba (Gubernur Maluku Utara) dan kasus yang menyeret Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Konsistensi Budhi dalam menangani perkara lintas aktor politik ini memperkuat posisinya sebagai jaksa yang berintegritas dan tidak pandang bulu.
Akademisi dan Pengajar Integritas