Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Belajar dari China, Bagaimana Mengubah Gurun Jadi Hutan? Deforestasi di Indonesia

Pemerintah China menyatakan bahwa dari tahun 1982 hingga 2021, warganya telah menanam sekitar 78 miliar pohon.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Belajar dari China, Bagaimana Mengubah Gurun Jadi Hutan? Deforestasi di Indonesia
HO/Newsweek
Warga China diajarkan menanam pohon sejak dini 

Saat ini, Kubuqi sedang dibentuk ulang dengan bantuan instalasi tenaga surya yang luas — sebuah solusi yang menguntungkan semua pihak.

Apa yang telah dilakukan?

Dalam lima tahun terakhir, China telah menghijaukan lebih dari 90 juta hektar lahan, termasuk dengan menambahkan lebih dari satu juta hektar hutan baru—area yang ukurannya mirip dengan provinsi Fujian di China timur.

Hutan Saihanba di China  yang terletak di bagian utara provinsi Hebei dekat Mongolia Dalam, secara historis kaya akan hutan, satwa liar, dan tumbuhan air, tetapi berubah menjadi dataran tinggi tandus setelah penggundulan hutan dan kebakaran gunung.

Hutan ini pun telah mengalami transformasi besar-besaran berkat upaya penghijauan kembali.

Sebuah proyek yang didukung negara yang diluncurkan pada tahun 1962 mengubahnya menjadi cagar alam yang mencakup hampir 190.000 hektar, berkat kerja tiga generasi rimbawan, kata pemerintah Tiongkok pada tahun 2022.

Pada tahun 2017, Program Lingkungan PBB mengatakan hutan tersebut menyediakan hampir 5 miliar kaki kubik air bersih setiap tahunnya untuk kota Beijing dan Tianjin, sekaligus menghasilkan sekitar 550.000 metrik ton oksigen pada tahun 2017.

Tiga wilayah utara Tiongkok—utara, barat laut, dan timur laut—terus menghadapi masalah penggurusan yang serius.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketiga wilayah ini mencakup 45 persen wilayah negara dan menyumbang 84 persen dari lahan yang mengalami penggurusan.

Selama lebih dari 40 tahun, penghijauan telah memperluas lebih dari 120.000 mil persegi hutan dan hampir 330.000 mil persegi padang rumput, mengurangi lahan padang rumput yang terdegradasi dari 85 persen menjadi 70 persen, menurut angka pemerintah yang dilaporkan pada bulan Januari.

Apa Kata Orang-orang

Liu Guohong, direktur Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional Tiongkok, mengatakan dalam konferensi pers oleh pejabat pemerintah pusat pada bulan September: "Tiongkok telah mengalami peningkatan penghijauan terbesar dan tercepat di dunia."

Guan Zhi'ou, Menteri Sumber Daya Alam Tiongkok mengatakan pada konferensi pers yang sama: "Tiongkok telah menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang mengalami peningkatan bersih dalam area hutan bakau."

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Pemerintah Tiongkok sangat mendukung Program Hutan Lindung Tiga Utara dan berharap dapat menyelesaikannya pada tahun 2050.

Sumber: Newsweek

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas