Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lemkapi Sorot Kinerja Polri 2025, Dari Ungkap Kejahatan Hingga Hadapi Kritik

Edi Hasibuan memberikan contoh kejahatan yang berhasil diungkap Polri antara lain pemberantasan Narkoba dengan menyita lebih dari 214 ton

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Lemkapi Sorot Kinerja Polri 2025, Dari Ungkap Kejahatan Hingga Hadapi Kritik
Tribunnews.com/Ist
KINERJA POLRI - Ilustrasi Polri - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mengatakan, sepanjang 2025 Polri menghadapi tugas dan tantangan yang berat. 
Ringkasan Berita:
  • Polri bukan hanya menghadapi kejahatan konvensional, tetapi juga tantangan modern seperti cybercrime dan dampak media sosial
  • Polri menjadikannya kritik publik sebagai bahan introspeksi untuk perbaikan pelayanan
  • Ingatkan jajaran Polri terus meningkatkan pengabdian terbaik kepada masyarakat

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mengatakan, sepanjang 2025 Polri menghadapi tugas dan tantangan yang berat.

Polri kerap menuai sorotan dan kritik dari masyarakat dalam menjalankan tugasnya.

Baca juga: Status 9 WNI Korban TPPO yang Dipulangkan Polri: Jadi Scammer hingga Admin Judol di Kamboja

Namun, secara keseluruhan, Edi Hasibuan menilai Polri berhasil melalui tantangan berat tersebut dengan  kinerja bagus dan pengabdian terbaik.

"Kami melihat dedikasi dan loyalitas yang tinggi dari seluruh jajaran Polri,  kepolisian telah memberikan kinerja terbaik dan pengabdian yang totalitas kepada bangsa dan negara," kata Edi Hasibuan di Jakarta, Minggu (28/12/2025).

Baca juga: Polri Siapkan 300 Titik Sumur Bor untuk Pengungsi di Aceh Tamiang

Menurut Edi Hasibuan, dalam catatan akhir tahun,  sepanjang 2025 banyak capaian dan terobosan yang dilakukan Polri mulai dari mengungkap kejahatan konvensional, kejahatan terorganisir, hingga kejahatan cybercrime.

Edi Hasibuan memberikan contoh kejahatan yang berhasil diungkap Polri antara lain pemberantasan Narkoba dengan menyita lebih dari 214 ton berbagai jenis Narkoba.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian, pemberantasan judi online dan penipuan online yang selama ini sangat meresahkan.

Termasuk pemberantasan tambang ilegal dan berbagai kasus pembunuhan, kasus pencurian, hingga kasus perampokan.

Selanjutnya, keberhasilan pengamanan mudik lebaran 2025 hingga pengamanan Natal 2025 serta kegiatan kenegaraan lainnya dinilai banyak diapresiasi.

Baca juga: Wakapolri: Anggota Polri di Lokasi Bencana Alami Kelelahan Fisik dan Psikologis

Kerap Dikritik

Di sisi lain, Edi Hasibuan juga menyoroti berbagai kritikan pedas dan tekanan yang dialamatkan kepada Polri terus datang silih berganti.

"Kita bersyukur Polri tetap tegar menghadapi semua  kritikan dan tekanan yang datang dari berbagai pihak. Kita yakin semua itu akan membuat Polri semakin kokoh dan kuat" kata Ketua Umum Asosiasi Dosen ILmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) ini.

Menurut Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta ini,  walau banyak sorotan dan kritikan pedas dialamatkan kepada Polri, faktanya semua itu dilalui dan dihadapi Polri dengan lapang dada dan menjadikannya sebagai bahan introspeksi.

Kapolri dalam banyak hal menerima serta mendengarkan suara masyarakat.  

Polri pun terus berbenah dan menjaga komitmennya memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.

"Kami melihat kritikan demi kritikan langsung dijawab Polri dengan memperbaiki pelayanan yang semakin baik," kata mantan anggota Kompolnas ini.

Melihat situasi dan dinamika di tengah masyarakat, Edi Hasibuan melihat bahwa tidak mudah menjadi dan melaksanakan tugas Polri saat media sosial sangat 'berkuasa' dewasa ini.

Faktanya, tidak semua tugas Polri yang sudah dijalankan dengan baik, kurang mendapat penerimaan yang baik dari masyarakat.

Bahkan, tidak jarang dampak Medsos bisa mempengaruhi persepsi masyarakat dari tugas pelayanan yang bagus menjadi buruk.

Namun, demikian Edi melihat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri dalam pelayanan pengamanan Natal dan pengelolaan SPPG  dalam mendukung program pemerintah saat ini diakui banyak pihak adalah yang terbaik.

Baca juga: Wakapolri: Polri Berkomitmen Hadir untuk Masyarakat, Perkuat Penanganan Bencana di Tiga Provinsi

"Kita bersyukur hasil survei yang kami lakukan selama bulan desember 2025, tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan Polri dalam bidang pengamanan Natal dan Pengelolaan SPPG berada pada angka 80.1 persen," ucapnya.

Ketua Prodi Magister Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta ini pun meminta kepada seluruh jajaran polri jangan pernah lelah beri pelayanan terbaik.

Ia mengingatkan agar jajaran Polri terus meningkatkan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

"Rakyat sangat membutuhkan kehadiran polisi. Kita memahami polisi kerap  dicerca. Tapi kehadiran polisi setiap saat selalu dirindu masyarakatnya." kata pemerhati kepolisian ini.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas