Aktivis dan Influencer Diteror usai Kritik Banjir Sumatra, Kompolnas Singgung Hak yang Dilindungi
Kompolnas mendesak polisi mengungkap pelaku dan dalang di balik teror terhadap influencer dan aktivis.
Penulis:
Pravitri Retno Widyastuti
Editor:
Garudea Prabawati
"Tujuannya untuk membungkam kritik. Suatu respons yang menunjukkan tidak siap berdemokrasi dan memegang amanah kekuasaan."
"Akhirnya menyalahgunakan kekuasaan untuk menebarkan ancaman dan ketakutan,” kata Guntur Romli, Kamus (1/1/2026).
Guntur pun mengingatkan, suara dari rakyat, sekecil dan selemah apapun harus didengar.
Maka, Guntur pun menegaskan bahwa PDI Perjuangan mengecam tindakan teror itu.
Tak hanya itu, dia turut mendesak penegak hukum untuk bertindak cepat mengungkap dalang aksi teror tersebut.
"Vox Populi Vox Dei. Suara Rakyat adalah Suara Tuhan," tegasnya.
"Ini preseden yang buruk dalam kehidupan bermasyarakat kita. Harus diungkap, siapa pelaku lapangan dan siapa dalangnya," pungkas dia.
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Faisal Mohay/Fransiskus Adhiyuda)
Baca tanpa iklan