Program Makan Bergizi Gratis Menjangkau 55 Juta Penerima Manfaat pada Awal 2026
MBG pada tanggal 8 Januari ini akan langsung menjangkau 55 juta penerima. Di tahun 2026 ini, MBG akan berfokus pada 3 hal.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- MBG pada tanggal 8 Januari ini akan langsung menjangkau 55 juta penerima
- Di tahun 2026 ini, MBG akan berfokus pada intervensi gizi, peningkatan kualitas layanan SPPG serta penguatan edukasi gizi
- Harapannya agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memilih makanan sehat dan bergizi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mulai serentak pada 8 Januari 2026.
MBG pada tanggal 8 Januari ini akan langsung menjangkau 55 juta penerima.
Baca juga: Pemerintah Siapkan MBG untuk Lansia dan Disabilitas, Ini Ketentuannya
Karena itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana meminta, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 2, 3, 5, 6, dan 7 Januari 2026 diwajibkan melakukan persiapan yang mencakup kesiapan dapur, distribusi, SDM, serta penguatan standar keamanan pangan.
“Mulai 8 Januari 2026, MBG langsung melayani lebih dari 55 juta penerima manfaat," kata Dadan di Jakarta, Kamis (1/1/2026).
Baca juga: MBG Bisa Ubah Arah Pembangunan Ekonomi Negara, Pakar: Bukan Sekadar Program Sosial
Dadan menegaskan, di tahun 2026 ini, MBG akan berfokus pada 3 hal ini.
Intervensi gizi, peningkatan kualitas layanan SPPG serta penguatan edukasi gizi.
Harapannya agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memilih makanan sehat dan bergizi.
Sepanjang 2025, Sudah Ada 19.188 SPPG
MBG merupakan program nasional dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menyediakan makanan sehat dan bergizi secara gratis untuk anak sekolah, balita, ibu hamil, dan menyusui.
MBG pertama kali diluncurkan pada 6 Januari 2025.
Pada tahap awal pelaksanaan hanya ada 190 SPPG dan menjangkau sekitar 570 ribu penerima manfaat.
Kini sampai akhir 2025, jumlah SPPG mencapai 19.188.
Belasan ribu SPPG ini siap beroperasi serentak dan melayani sekitar 55,1 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
“Tahun 2025 kami gunakan untuk membangun fondasi yang kuat. Dari 190 SPPG di awal tahun hingga 19.188 SPPG di akhir tahun, ini menunjukkan kerja masif dan terukur dalam menyiapkan layanan MBG,” ujar dia.
Sejak awal pelaksanaan MBG, Presiden Prabowo Subianto menegaskan, target program ini adalah menjangkau 82 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Baca juga: MBG Bisa Ubah Arah Pembangunan Ekonomi Negara, Pakar: Bukan Sekadar Program Sosial
Baca tanpa iklan