Program Makan Bergizi Gratis Menjangkau 55 Juta Penerima Manfaat pada Awal 2026
MBG pada tanggal 8 Januari ini akan langsung menjangkau 55 juta penerima. Di tahun 2026 ini, MBG akan berfokus pada 3 hal.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Muhammad Zulfikar
Saat dihubungi terpisah, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S.Deyang mengimbau, empat hal kepada SPPG seluruh Indonesia dalam pelaksanaan MBG tahun 2026.
BGN berharap seluruh SPPG dapat mematuhi imbauan ini agar program pemenuhan gizi nasional bisa berjalan aman, sehat, dan berkualitas.
Pertama, mitra SPPG dilarang keras mengambil keuntungan dari bahan baku makanan.
Nanik menegaskan, pemerintah telah memberikan insentif sebesar Rp6 juta per hari agar kualitas dan menu makanan yang disajikan benar-benar terjaga dan bergizi.
“Mitra jangan ambil untung lagi dari bahan baku, karena sudah diberikan insentif 6 juta per hari agar menu makanan baik,” tegasnya.
Kedua, evaluasi dapur tetap akan dilakukan pada tahun 2026.
Dapur MBG diharapkan mengikuti standar yang telah ditetapkan. Apabila dapur dinilai tidak memenuhi standar, maka insentif berisiko dikurangi.
Ketiga, BGN mengingatkan, setiap SPPG wajib memiliki SLHS (Surat Laik Higiene Sanitasi).
Menurut Nanik, setiap SPPG minimal sudah melakukan pendaftaran agar proses pemeriksaan dan penerbitan SLHS oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dapat segera dilakukan.
“Jangan lupa SPPG harus punya SLHS , minimal daftar dulu, biar bisa diproses Dinkes,” ungkap dia.
Keempat, dapur SPPG juga diwajibkan memiliki sertifikat halal sebagai bentuk jaminan kehalalan pangan bagi masyarakat.
Baca tanpa iklan